Sauyunan Jaga Lembur: Polresta Cirebon Gandeng Ojol, Opang, dan Nelayan Jadi “Mata serta Telinga” Polri

Berita Polisi24 Dilihat

Cirebon, intelmedia.co.id – Polresta Cirebon memperkuat benteng keamanan wilayah melalui kolaborasi unik bertajuk “Sauyunan Jaga Lembur”. Ribuan pejuang nafkah yang terdiri dari pengemudi Ojek Online (Ojol), Ojek Pangkalan (Opang), dan Nelayan Kamtibmas dikukuhkan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas Kabupaten Cirebon, Jumat (30/1/2026).

Apel besar yang digelar di Lapangan Mapolresta Cirebon ini dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K., mewakili Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Kegiatan ini menjadi simbol bersatunya elemen masyarakat dengan kepolisian.

Dalam arahannya, AKBP Eko Munarianto menegaskan bahwa para pengemudi ojek dan nelayan memiliki posisi tawar yang tinggi dalam sistem keamanan terpadu. Mengingat jumlah personel Polri yang terbatas, kehadiran mereka di setiap sudut jalan dan pesisir menjadi kunci deteksi dini.

“Rekan-rekan ojek dan nelayan bukan hanya pejuang nafkah, tetapi juga garda terdepan keamanan. Dengan jumlah yang mencapai ribuan dan tersebar luas, rekan-rekan adalah sensor keamanan paling efektif—mata dan telinga Polri di lapangan,” tegas Wakapolresta.

Kegiatan ini diawali dengan Deklarasi Bersama untuk menjaga Kamtibmas yang dilanjutkan dengan:

  1. Penandatanganan Komitmen: Bukti legalitas kemitraan masyarakat dan Polri.

  2. Penyerahan Rompi Khusus: Sebagai identitas mitra Kamtibmas saat bertugas di lapangan.

  3. Bantuan Paket Sembako: Simbol kepedulian Polri terhadap kesejahteraan mitra lapangan.

Polresta Cirebon menitipkan tiga poin utama kepada komunitas Ojol, Opang, dan Nelayan guna mempercepat penanganan kejahatan:

  • Pelopor Keselamatan: Menjadi contoh disiplin berlalu lintas bagi pengguna jalan lain.

  • Deteksi Dini Kejahatan: Segera melaporkan jika melihat indikasi peredaran narkoba, begal, tawuran, atau kecelakaan melalui Layanan Call Center 110 (Bebas Pulsa).

  • Solidaritas Anti-Hoaks: Menjaga kekompakan antar-komunitas dan tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya.

Wakapolresta mengajak para mitra untuk tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan. “Jangan pernah ragu dan jangan takut. Jika merasa tidak aman atau melihat gangguan, silakan merapat ke Polsek atau Pos Polisi terdekat. Pintu kami selalu terbuka untuk informasi dari rekan-rekan,” pungkasnya.

Melalui semangat Sauyunan Jaga Lembur, diharapkan stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon dapat terjaga dengan lebih solid berkat peran aktif masyarakat sebagai mitra strategis kepolisian.

(Fjr)

Tinggalkan Balasan