Masyarakat dan Eks-Karyawan Krangkeng Demo, Tuntut Kepala HRD Pabrik Sepatu Mundur

Kabar Daerah235 Dilihat

Indramayu, intelmedia.co.id – Ratusan warga dan mantan pekerja Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, menggelar aksi demonstrasi di depan sebuah pabrik sepatu di jalur pantura pada Rabu (27/8/2025). Aksi ini menuntut mundur Novi dan jajaran bagian HRD (Sumber Daya Manusia) pabrik.

Massa aksi menuduh pihak HRD tidak berpihak kepada warga Krangkeng dan mempekerjakan lebih banyak orang dari luar daerah. Selain itu, mereka mengklaim bahwa puluhan warga Krangkeng yang baru bekerja telah dipecat tanpa alasan jelas, tanpa adanya surat peringatan (SP) 1, 2, atau 3.

Menurut perwakilan pendemo, pemecatan tersebut diduga karena adanya praktik pungutan liar. Karyawan yang baru masuk kerja harus membayar sejumlah uang kepada oknum HRD. Padahal, saat pabrik meminta izin, pihak kecamatan dan kepala desa telah meminta agar warga lokal diprioritaskan untuk dipekerjakan.

“Ada 50 orang yang dipecat tanpa kejelasan apa-apa dari pihak pabrik,” ujar perwakilan aksi demo.

(Jamaludin)