by

Bhabin Larangan Polsek Seltim Polres Ciko, Jebol Vaksinasi Anak Dengan Himbau Prokes Covid-19

Cirebon Kota, Intelmedia.co.id – Penyuntikan vaksin Covid-19 mendapatkan perhatian khusus untuk mendukung program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, khususnya di wilkum polsek Seltim Polres Cirebon Kota, Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri dalam membantu mengatasi pandemi Covid-19, dan memastikan pelaksanaan vaksinasi dengan keadaan aman.

Seperti yang di lakukan Bhabinkamtibmas, Polsek Seltim Polres Cirebon Kota Kel. Larangan Aiptu Sumardiyono, jemput bola serta Monitoring Vaksinasi bagi masyarakat lansia maupun umum dan anak usia 6-11 tahun di aula Kel kecapi Cirebon, dalam rangka percepat penanggulangan Virus Covid-19 sekligus Ops Yustisi, Sabtu (08/01/2022).

Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar, SH. S.I.K. MH melalui Kapolsek Seltim Kompol Drs Didi Suwardi, “Kami berkordinasi bersama Instansi terkait bahwa kegiatan vaksinasi ini perlu segera dilakukan agar anak-anak dapat terproteksi secara maksimal, bahwa anak-anak dapat berpotensi menjadi carrier yang dapat menimbulkan cluster baru di sekolah maupun dirumahnya,” ucapnya.

Lanjut Akbp Fahri melalui Aiptu Sumardiyono, “Dengan Penerapan Protokol Kesehatan dengan Pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Kami terus menghimbau dan berharap kesdaran Masyarakat untuk Mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19,” paparnya.

Sementara itu di lain tempat Kasi Humas Polres Cirebon Kota menambahkan, “Sesuai dengan Arahan Kapolri vaksinasi sampai akhir Januari 2022 guna mendukung tercapainya target nasional vaksinasi anak sebanyak 26 juta di seluruh Indonesia. Ia menuturkan bahwa target vaksinasi tersebut bertujuan untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dilaksanakan 100% pada pekan ini dan melindungi anak-anak dari terpaparnya Covid-19,” ujarnya.

lanjut Kasi Humas Polres Kota, “Khususnya varian baru yaitu Omicron yang perkembangannya cukup cepat, kami berharap kesadaran Masyarakat dengan terapkan, 5M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meenghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas serta mendata setiap pendatang yang masuk dan juga memeriksakan kesehatan pada layanan kesehatan atau relawan yang telah disiagakan,” tutup Iptu Ngatidja, SH.MH.

(Fjr/hms)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed