by

300 Orang WBP Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Pematang Siantar Kanwil Kemenkumham Sumut Mendapat Vaksin

Siantar, Intelmedia.co.id – Kerja sama pihak Lapas kelas IIa Pematang Siantar kanwil Kemenkumham Sumut bersama Polres Simalungun dalam hal vaksinasi terhadap masyarakat Rentan dalam hal ini adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) masih berlanjut.

Ini merupakan Vaksinasi pertama di Tahun 2022 ini dan Kali ini sebanyak 300 org WBP mendapatkan Vaksinasi, dari 1819 org wbp di dalam Lapas diperkirakan hampir 95% wbp telah mendapatkan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua.

Kalapas Rudy Fernando Sianturi bersama Kasie Binadik Aulia Zulfahmi memantau langsung berjalanya kegiatan tersebut.

Kalapas menerangkan sudah sekitar kurang lebih 1750 wbp yang mendapatkan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua. Target dan harapan kita seluruh WBP akan mendapatkan vaksinasi,
Ini adalah salah satu langkah pencegahan penyebaran virus covid-19 maupun varian virus baru Omicron di lapas kelas IIa Pematang Siantar ini, upaya lainnya yang kita lakukan adalah dengan cara melakukan penyemprotan terhadap kamar dan jeruji, membagikan Masker, vitamin kepada WBP dan untuk Tahanan baru yang akan di titipkan ke dalam lapas kita melakukan pemeriksaan Rapid Test terlebih dahulu dan melakukan Isolasi Mandiri selama 14 hari di ruang / kamar isolasi sebelum berbaur dengan WBP lainnya bahkan sampai hari ini Layanan kunjungan masih dibtiadakan di seluruh Lapas di Indonesia dan hanya Melakukan pelayanan Penitipan Barang dan Makanan.

Kalapas juga tak henti-hentinya berterimakasih kepada Kapolres Simalungun dan team BIDOKES Polres sebagai Vaksinator yang sudah memberikan kesempatan kepada WBP kita untuk mendapatkan Vaksinasi.
Dan untuk mencapai terbentuknya Imunitas tinggi (herd Immunity) di Indonesia khususnya untuk Masyarakat rentan (WBP) di lapas kelas IIa Pematang Siantar baik petugas dan keluarga petugas.

Tetap jaga kesehatan dan protokol kesehatan, salam Sehat

(Aw, Sibutar butar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.