by

Operasi Zebra 2020 Digelar Mulai Senin 26 Oktober Di Wilkum Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota, Intelmedia.co.id

Satuan kopel putih atau Satuan lalu lintas Polres Cirebon kota akan menggelar operasi zebra selama dua minggu, dimulai senin, 26 Oktober mendatang. Pasukan topi putih yang di pimpin oleh sosok perwira pertama lulusan akpol 2012 semarang yang memiliki tinggi badan 175 CM dengan berat badan ideal AKP La Ode Habibi Ade Jama , kasat lantas Polres Cirebon Kota mengatakan, tujuan operasi zebra ini adalah agar berkurangnya jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Minggu ( 25/10/2020).

Untuk operasi kali ini kita lebih banyak tentang sosialisasi dan dikmas lantas/pendidikan masyarakat lalu lintas, daripada penegakan hukum. Meski begitu, dalam Operasi Zebra Lodaya 2020 ini pelanggar yang membuat atau membahayakan pengendara lain akan ditindak. Operasi Zebra lodaya 2020 ini merupakan operasi mandiri wilayah serta tetap memedomani protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara preemtif 45 %, preventif 45 %, dan Gakkum 10% yang dilakukan secara humanis.

Operasi Zebra 2020 Digelar Mulai Senin 26 Oktober Di Wilkum Polres Cirebon Kota

Ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP SYAMSUL HUDA, S.Ik, SH, M.Si ffmelalui Kasubbag humas menyampaikan “Seperti diketahui tugas pokok polantas dalam operasi zebra, Polantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor ketertiban di jalan raya serta pelopor keselamatan melalui sarana media sosial atau ruang publik melaksanakan “Operasi Kepolisian Kewilayahan Tingkat Polda Jabar dan Polres/Ta “ dengan sandi Ops Zebra lodaya – 2020 selama 14 hari TMT 26 Oktober s/d 08 November 2020 dalam bentuk Kamseltibcar Lantas dengan Mengedepankan Giat preemtif 45 %, preventif 45 %, dan Gakkum 10%. Hal itu bertujuan meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas dalam rangka pencegahan/penularan Covid-19 di jalan,” jelas Iptu Ngatidja, SH.MH.

Sementara imbuh Kasat lantas Polres Cirebon Kota “Kami menghimbau kepada masyarakat Cirebon kota, agar lengkapi surat SIM dan STNK saat mengendarai kendaraan bermotor. Bagi sepeda motor wajib menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil wajib menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan,” imbau Akp La Ode Habibi Ade Jama, S.Ik, M.H.

(Agus/Hms)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed