by

Modus Baru Pelaku Kejahatan,Berdalih Mencari Kontrakan Pelaku Kejahatan Berhasil Bawa Kabur Satu Unit Motor

Lampung Barat, intelmedia.co.id – Berbagai macam cara dilakukan oleh para pelaku kejahatan untuk memperdaya korbannya, mulai dari berpura-pura menjadi pedagang asongan. Dan yang belum lama terjadi di Sindang Pagar, Kecamatan Sumberjaya, dengan berpura-pura menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lengkap dengan seragam, hingga yang baru-baru ini terjadi berpura-pura mencari rumah kontrakan.

Seperti yang terjadi di Pekon Tigajaya, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Pelaku kejahatan berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat Warna Putih tahun 2019 milik Muhammad Ridwan (24). Dengan bermodus berpura-pura mencari rumah kontrakan, dan indentitas pelaku pencurian tidak diketahui.

Menurut keterangan Korban kepada awak media pelaku minta untuk di antar kesuatu tempat dengan alasan mau membeli nasi bungkus.

“Dia (pelaku) minta diantar ke Sanyir, katanya mau beli nasi dan bayar upah anak-anak yang ikut membantu beres beres membersihkan kontrakan, ” ujar korban, Senin (4/7/22).

Dari hasil pantauan team di lapangan di peroleh informasi bahwa pelaku ingin mengontrak rumah Kholil (46), bahkan Kholil si pemilik kontrakan sudah memberikan kunci rumah yang akan dikontrak, hingga tikar untuk alas tidur. Saat ditanya soal identitas pelaku kholil pun tak mengenali, dan ternyata mengontrak rumah hanya lah modus pelaku pencurian untuk melancarkan aksinya.

Sementara Peratin Pekon Tigajaya, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Subandi, SE, mengimbau, “Kepada masyarakat Pekon Tigajaya agar berhati-hati dan jangan mudah percaya kepada tamu yang belum dikenalnya,Apalagi sampai meminjamkan kendaraan motor atau mobil,terhadap siapa saja orang yang belum dikenal,” imbaunya.

“Bahkan sudah ada contoh kejadian yang di alami oleh M. Ridwan, pelaku minta diantar untuk membelikan nasi. Akhirnya motor milik korban di bawa kabur (Honda Beat tahun 2019) oleh pelaku dengan modus barunya,” tambah peratin.

Peratin pula meminta kepada masyarakat Pekon Tiga Jaya agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan kepada siapapun orang yang belum dikenal dan mau meminjam kendaraan.

“Harus di lihat di cek dan ricek dulu indentitasnya terlebih dahulu seperti KTP dan lain-lain agar kejadian yang menimpa Muhammad Ridwan ini tidak terulang kembali,” tuturnya.

Senada dengan yang disampaikan Peratin Tigajaya, Suprapto selaku Kepala Dusun (Kadus) PemangkuDusun (II) Tempat Kejadian Perkara (TKP), memberikan himbauan juga untuk masyarakat.

“Adanya kejadian hilangnya motor milik M. Ridwan di pekon Tiga Jaya ini menjadi pembelajaran. Untuk kedepan siapa pun tamu yang datang kepekon lebih dari 24 jam wajib lapor kepada pemangku setempat,” tegasnya.

Lebih lanjut Kadus menjelaskan, “Mereka bermodus mencari kontrakan servis elektronik, berdagang pakaian, dan sebagainya,” pungkasnya.

(Soel/team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.