by

Polsek Talang Padang Identifikasi dan Bantu Bersihkan Puing Rumah Roboh di Gunung Alip

Tanggamus, intelmedia.co.id – Diguyur hujan deras yang disertai angin kencang, sebuah rumah papan yang telah lapuk milik Anis (32) warga Dusun 2 RT 002 RW 002 Pekon Pariaman Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus ambruk.

Beruntung, keluarga tersebut berhasil menyelamatkan diri keluar rumah sehingga tidak ada korban dalam peristiwa yang terjadi pada kemarin petang, Jumat (1/4/22).

Atas peristiwa itu, Polsek Talang Padang Polres Tanggamus telah melakukan pemeriksaan TKP dan bersama warga membantu melakukan membersihkan puing puing reruntuhan bangunan rumah yang ambruk.

Kapolsek Talang Padang AKP Sarwani, S.E., M.M, mengatakan, peristiwa robohnya rumah korban yang terbuat dari papan tersebut terjadi pada Jumat (1/4/22) pukul 18.00 WIB.

“Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. Rumah itu dalam kondisi sudah lapuk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa awalnya diketahui Anis selaku pemilik rumah yang saat itu sedang bersama keluarganya berada di dalam rumah bersamaan hujan lebat disertai angin kencang.

Korban mendengar suara kayu pada bagian rumahnya patah, sehingga pemilik rumah dan keluarganya dengan segera langsung keluar rumah menuju rumah tetangga yang bersebelahan dengan rumahnya untuk mengamankan diri.

Tidak lama kemudian pemilik rumah dan keluarga mengetahui/melihat bangunan rumahnya roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang, selanjutnya pemilik rumah melporkan kejadian tersebut ke kepala pekon.

“Atas kejadian itu, pemilik rumah mengalami kerugian materil senilai Rp40 juta,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, saat ini pemlik rumah dan keluarga untuk sementara waktu tinggal di rumah keluarganya di Pekon Pariaman, Gunung Alip, Tanggamus.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan aparatur pekon guna mengambil langkah perbaikan maupun rehabilitasi rumah korban,” tandasnya.

Sementara itu, Muklis selaku keluarga Anis sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk dapat menegakkan rumahnya kembali.

“Ini cuma satu-satunya rumah tempat berteduh kini hancur dan roboh. Harapannya mendapatkan perhatian pemerintah,” kata Muklis.

Dilain pihak, Ari selaku Kepala Pekon Pariaman berharap agar keluarga Muklis dapat bersabar menunggu pihak terkait membantu dan sementara akan dilakukan gotong royong memperbaiki rumahnya.

“Sudah kami sampaikan agar dapat bersabar sambil menunggu pihak pihak terkait yang ingin membantu sementara menginap dulu di rumah kerabat. Nanti perbaikan dilakukan dengan gotong royong,” tegasnya.

(Deni)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed