by

LKS Semua Sekolah SDN Di Kota Cirebon, Diduga Dijual Belikan Oknum Sekolah Kepada Siswanya

Cirebon Kota, Intelmedia.co.id

Dunia pendidikan sangatlah penting bagi bangsa Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, agar masyarakat Indonesia tidak menjadi bangsa yang bodoh dan tertinggal jauh oleh bangsa lain di dunia ini, maka pemerintahpun memprioritaskan dunia pendidikan sebagai pokok dalam kehidupan bangsa Indonesia, hingga pemerintah mengucurkan berbagai dana anggaran untuk kemajuan dunia pendidikan di Negara kita tercinta ini.

Namun sangat ironis sekali di saat pemerintah memberikan berbagai bantuan untuk siswa sekolah dengan di salurkan ke sekolah di seluruh Indonesia dari mula dana BOS, kartu Indonesia pintar (KIP), dan bantuan lainnya untuk semua dunia pendidikan, tapi bukti di lapangan masih banyak sekolah-sekolah yang melakukan PUNGLI (pungutan liar) dengan berbagai alasan pihak sekolah memungut kepada siswa hingga akhirnya para orang tua murid merasa keberatan dan terbebani dengan pungutan tersebut, apalagi masih di saat pandemi covid-19 ini pemerintah melarang kepada semua sekolah untuk memungut dan membebani siswanya dalam bentuk apapun pungutan tersebut.

Pada kenyataan yang terjadi di lapangan masih ditemukan di setiap sekolah-sekolah SDN yang ada di kota Cirebon memungut biaya untuk pembelian buku LKS yang dulunya di danai oleh anggaran dari dana BOSDA yang sudah di kucurkan dana tersebut buat dunia pendidikan.

Saat awak media mengkonfirmasi ke setiap sekolah SDN yang ada di kota Cirebon, rata-rata setiap kepala sekolah menjawab bahwa penjualan buku tersebut karena anggaran dana BOSDA sudah tidak ada lagi dari pemerintah maka kami menyarankan kepada semua siswa murid membeli buku LKS tersebut karena buka tersebut sangat dibutuhkan dan membantu para siswa belajar apalagi di masa pandemi covid- 19 kami pihak sekolah tidak bisa bertatap muka dengan para siswa,’ Ujar salah satu kepala sekolah yang ada di kota Cirebon.

Ditempat terpisah saat awak media mengkonfirmasi Dinas Pendidikan kota Cirebon, salah satu pegawai Dinas Pendidikan kota Cirebon beliau menuturkan “Betul ada pak, info yang ada bahwa LKS yang semula diakomodir dalam dana BOSDA karena cair hanya satu semester jadi untuk pemenuhan LKS tidak bisa di danai BOSDA, sementara siswa membutuhkan untuk belajar, konfirmasi langsung saja ke sekolah dan komite sekolah itu progran sekolah” itulah penjelasan dari pihak Dinas Pendidikan Kota Cirebon saat dikonfirmasi lewat Whatsapp celularnya.

Bagaimanapun alasannya dari pihak sekolah dan pihak Dinas Pendidikan bahwa penjualan LKS tersebut karena tidak adanya lagi dana BOSDA, namun tetap bentuknya apapun pungutan tersebut tetap tidak diperbolehkan sesuai peraturan pemerintah dan undang-undang yang berlaku di negara Indonesia.

(Team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed