Hanya Dua Jam Diguyur Hujan, Desa Kapetakan Cirebon Terendam Banjir Hingga Masuk ke Rumah Warga

Kabar Daerah364 Dilihat

Cirebon, intelmedia.co.id – Masalah banjir musiman kembali menghantui warga Desa Kapetakan, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon. Pada Sabtu (27/12/2025), wilayah ini kembali terendam banjir setelah hujan deras mengguyur selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 14.30 hingga 16.30 WIB.

Lambannya aliran air pada saluran irigasi diduga menjadi penyebab utama air meluap dan merendam permukiman warga hingga masuk ke dalam rumah.

Dampak banjir kali ini dirasakan cukup parah oleh warga di Blok Karang Bondel. Sedikitnya sepuluh rumah dilaporkan terendam air dengan ketinggian yang cukup mengganggu aktivitas. Di antara rumah yang terdampak cukup parah adalah kediaman Ibu Karniti Kasan dan Ibu Ratna Rawan.

Bapak Rustaman (58), salah satu warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi yang terus berulang setiap kali hujan deras melanda.

“Hanya butuh dua jam hujan deras, air langsung masuk rumah. Kami meminta kepada seluruh warga agar bersama-sama mencari solusi, dan kami sangat berharap tahun-tahun berikutnya kami tidak lagi mengalami banjir seperti ini,” ujar Rustaman kepada awak media.

Selain mengajak warga untuk bergotong-royong, Rustaman juga menyampaikan aspirasinya melalui wartawan Intel Media, Jamaludin. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir di Desa Kapetakan memerlukan campur tangan serius dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, perbaikan sistem drainase dan normalisasi saluran irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah harus segera dilakukan agar aliran air tidak lagi tersumbat dan memicu genangan.

“Terkait perihal banjir ini, pemerintah kabupaten yang berwenang harus segera turun tangan. Jangan sampai warga terus menjadi korban setiap kali musim hujan tiba,” pungkasnya tegas.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya membersihkan sisa-sisa lumpur dan air yang masuk ke dalam rumah sembari waspada apabila hujan susulan kembali turun.

(Jamal)