Sering Dilanda Banjir, Aliran Sungai Sigranala di Desa Pegagan Kidul Dibersihkan

Kabar Daerah17 Dilihat

Cirebon, intelmedia.co.id – Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi kegiatan Karya Bakti pembersihan sampah dan penanaman pohon oleh jajaran Korem 063/SGJ dan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Senin (15/1/2024).

Kegiatan Karya Bakti tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, LSM lingkungan hidup, BBWS, kecamatan dan desa.

Imron menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, yang sudah terlibat dalam aksi bersih-bersih sampah dan tanam pohon.

“Cirebon sering banjir, dimana salah satu faktornya, yaitu banyaknya aliran sungai yang terhambat sampah. Sehingga, sekarang dilakukan pembersihan oleh gabungan TNI/ Polri dan semua lapisan masyarakat,” katanya.

Ia menyebut di wilayah Kabupaten Cirebon, ada beberapa titik yang sering dilanda banjir, mulai daerah timur, barat dan utara. Hal tersebut imbas dari pendangkalan sungai akibat tumpukan sampah.

“Memang kita pilih di wilayah Desa Pegagan Kidul, Kapetakan. Masalahnya, ada beberapa titik di Cirebon yang rawan banjir, imbas dari aliran sungai terhambat, salah satunya di Pegagan Kidul ini,” jelasnya.

Menurutnya, ini bukan hanya tugas dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, tetapi menjadi tugas kita bersama untuk menjaga alam.

“Kegiatan seperti ini harus terus diadakan, untuk pencegahan banjir di Kabupaten Cirebon,” pintanya.

Di tempat yang sama, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Letkol Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos, M.I.Pol mengatakan, pihaknya ingin melakukan normalisasi sungai.

Khususnya sungai yang terdapat banyak sampah dan tumbuhan liar, seperti di sepanjang aliran sungai Sigranala di Desa Pegagan Kidul. Menurutnya, hal tersebut dilakukan dalam rangka Karya Bakti TNI.

“Kita lihat banyak eceng gondok dan sampah plastik, sehingga kita angkut dan kita buang di tempatnya, agar aliran sungai tidak tersendat, yang nanti akan mengakibatkan banjir,” ujarnya.

Pada Karya Bakti ini, lanjut Bayu, pihaknya melibatkan ratusan personel gabungan untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Ini adalah kegiatan refleksi TNI, sehingga kita libatkan Polri, masyarakat, LSM, Pramuka, serta pemerintah untuk bersama-sama bergotong royong menanam pohon dan membersihkan sungai,” lanjutnya.

“Semoga dengan upaya ini, bisa memberikan dampak bagi lingkungan. Karena kita harus mencintai lingkungan dengan baik, agar tidak berimbas pada hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Ia juga mengajak kepada semua lapisan masyarakat, agar peduli dengan kebersihan. Dan kegiatan Karya Bakti TNI ini tidak selesai pada hari ini saja, melainkan berkelanjutan.

“Kami ajak masyarakat, agar kegiatan ini tidak selesai hanya sampai disini saat Karya Bakti TNI. Tetapi harus dilanjutkan dengan membangkitkan kesadaran tentang kepedulian terhadap lingkungan, yakni tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik,” pungkasnya.

(Mar)