Terjun Langsung ke Lokasi Bencana, Ketua DPM UPP Antarkan Amanah Donasi Warga Rohul hingga ke Aceh Tamiang

Ragam Berita69 Dilihat

Aceh Tamiang, intelmedia.co.id – Aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah utara Sumatera terus mengalir. Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (DPM UPP), Hamzah Haz Nasution, turun langsung memimpin rombongan mahasiswa untuk mengantarkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (21/12/2025).

Aksi ini merupakan puncak dari penggalangan donasi yang dilakukan oleh kolaborasi lintas organisasi di Rokan Hulu, termasuk Pemuda Pancasila, ISQ, PMII, GENPI, serta jajaran DPM seluruh fakultas di lingkungan Universitas Pasir Pengaraian.

Bagi Hamzah dan rekan-rekan mahasiswa, perjalanan menuju Aceh Tamiang bukan sekadar urusan logistik, melainkan misi empati untuk merasakan langsung kondisi para penyintas di lapangan.

“Perjalanan ini membawa kami sampai ke Aceh Tamiang bukan hanya dengan bantuan, tapi dengan hati yang ikut tergetar melihat luka yang masih terasa. Ada senyum yang dipaksa kuat, ada air mata yang disimpan dalam diam. Bantuan ini mungkin kecil, namun kami berharap bisa menjadi penguat di tengah ujian berat ini,” ungkap Hamzah Haz Nasution penuh haru.

Hamzah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu yang telah mempercayakan donasinya melalui para mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan penyaluran ini adalah buah kerja keras mahasiswa, pelajar, ormas, dan para donatur.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, terutama mahasiswa dan masyarakat Rokan Hulu yang telah bekerja keras mengumpulkan donasi. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya di wilayah Lubuk Sidup dan sekitarnya, agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan normal,” tambahnya.

Rombongan mahasiswa memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan, mulai dari sembako hingga kebutuhan harian lainnya, diserahkan langsung kepada pihak yang membutuhkan di titik-titik pengungsian.

Aksi ini membuktikan bahwa mahasiswa Rokan Hulu tetap menjadi garda terdepan dalam merespons isu-isu kemanusiaan, melintasi batas provinsi demi membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.

(Drjt)