Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai agama dan meningkatkan akhlak anak-anak serta remaja, Organisasi Masyarakat Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu mengajak anggota dan masyarakat untuk menghidupkan kembali tradisi magrib mengaji. Inisiatif ini didorong mulai dari lingkungan rumah hingga masjid-masjid.
Tradisi magrib mengaji adalah kegiatan membaca dan belajar Al-Quran setelah sholat Maghrib. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama Islam dan membentuk karakter anak-anak yang saleh.
Ketua RMRB Rohul, Achiruddin S.Psi, M.Psi, yang juga mahasiswa Magister Psikologi Universitas Medan Area, menyampaikan pentingnya tradisi ini. Menurutnya, magrib mengaji sangat krusial dalam menciptakan individu yang beriman dan berakhlak mulia, baik bagi anak-anak, remaja, maupun orang tua. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan orang tua dan anak, serta mencegah kenakalan remaja.
“Sebagai organisasi kemasyarakatan, kami mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali tradisi magrib mengaji ini, sehingga dapat menumbuhkan nilai akhlak yang sesuai dengan isi Al-Quran. Anak-anak dan remaja dapat mengurangi aktivitas bermain gawai atau handphone serta mengurangi angka kenakalan remaja,” ujar Achir.
Dalam diskusi internal RMRB yang diikuti Wakil Ketua RMRB Rohul Ujang Raharja, Bendahara Hasbul Hanafie, Ketua Bidang Humas dan Informasi Elisman, Ketua Bidang Sosial Ermiza, serta Ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang) dari Kepenuhan, Tandun, Kabun, dan Pagaran Tapah, Achiruddin mengimbau seluruh anggota RMRB Rohul untuk aktif mengajak masyarakat menyemarakkan kembali tradisi magrib mengaji ini.
Achiruddin juga menambahkan bahwa dengan kondisi kabut asap yang semakin tebal akibat Karhutla, kegiatan magrib mengaji juga dapat mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah. “Untuk itu saya menghimbau kepada anggota RMRB dan mengajak masyarakat bersama-sama mengaktifkan magrib mengaji mulai dari rumah hingga di masjid-masjid,” tegasnya.
RMRB berharap tradisi magrib mengaji ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa.
(Drjt)











