by

Kapolsek Cimerak Bersama Unsur Muspika Membubarkan Acara Hajatan

Pangandaran, Intelmedia.co.id

Kepolisian Sektor Cimerak Polres Ciamis Polda Jabar bersama unsur Muspika Cimerak melaksanakan pembubaran acara hajatan yang diselenggarakan oleh warga di sejumlah wilayah Kecamatan Cimerak. Sebanyak tiga titik lokasi acara resepsi pernikahan warga yang dibubarkan oleh petugas gabungan.

Ketiga titik lokasi acara resepsi pernikahan itu diantaranya berada di Dusun Babakanjaya RT 02 RW 05 dan RT 08 RW 06 Desa Sukajaya serta Dusun Sodong RT 12 RW 04, Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Pembubaran ini dilkukan karena telah menimbulkan kerumunan dan berakibat menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Pembubaran acara ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cimerak Iptu Umun, Camat Cimerak, Danramil 1322/Cijulang Kapten Inf Sutamat dan Kepala Desa Sukajaya. Dengan melibatkan puluhan personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP daqn Gugus Tugas tingkat kecamatan serta desa.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., melalui Kapolsek Cimerak Iptu Umun mengungkapkan, pembubaran ini dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan telah melanggar kebijakan PPKM Darurat Jawa Bali. Dimana kegiatan masyarakat ini diindikasikan akan menimbulkan kerumunan warga yang nantinya menjadi tempat penyebaran virus corona.

“Sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan Imendagri No. 15 Tahun 2021 dan instruksi Bupati Pangandaran No. 9 Tahun 2021 terkait PPKM darurat yang dimana adanya larangan untuk melaksanakan kegiatan hajatan. Maka dari itu kegiatan masyarakat hajatan untuk sementara tidak diperbolehkan karena dapat menjadikan tempat penyebaran Covid-19,” kata Kapolsek.

Kapolsek berharap kepada masyarakat untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan cara yang sederhana yakni 5M, menakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Serta mentaati kebijakan penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali.

“Semoga penerapan PPKM Darurat ini memberikan dampak positif untuk warga Indonesia khususnya Kecamatan Cimerak Pangandaran. Sehingga angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Pembubaran kegiatan masyarakat ini dilakukan dengan cara humanis dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dimana setiap petugas selalu menggunakan masker dan berusahan untuk selalu menjaga jarak sosial.

(Irwan/Sarman)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed