by

SDN Astana 2 Gunung Jati, Diduga Melakukan Pungli Terhadap Siswa Di Sekolahnya

Cirebon, Intelmedia.co.id

Semua sekolah yang ada di Negara Indonesia masih suasana libur dikarenakan belum hilang total virus covid-19 yang melanda seluruh Negara di dunia, tapi sekolah masih tetap berjalan dengan system pelajaran lewat daring dari rumah siswa masing-masing, namun ada juga yang sekolah daring secara berkelompok tapi tetap harus menjalankan protokol kesehatan sesuai yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Walau pemertintah sudah mengumumkan kepada semua sekolah dan para guru agar tidak memungut biaya apapun atau membebani para murid dengan pungutan apapun dalam situasi covid-19 ini. Namun ada salah satu oknum sekolah yang diduga melakukan Pungli kepada siswanya, salah satu sekolah yang berjumlah 192 siswa dari mulai kelas 1 s/d kelas 6, yang diduga dilakukan pungutan terhadap siswanya, terjadi di SD Astana 2 kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, oknum kepala sekolah bersama para guru memungut biaya administrasi pembayaran dengan alasan buat rehab wc, dengan dimintain pungutan sebesar Rp. 40.000,- per siswa sebanyak kurang lebih 192 siswa dengan alasan dana tersebut khusus buat perbaikan atap wc sekolah.

Pungutan tersebut melalui surat edaran khusus orang tua/wali murid. Dari hasil pungutan tersebut sejumlah uang harus terkumpul guna perbaikann wc siswa di sekolah. Dengan alasan akan digunakan untuk membeli alat berupa perbaikan baja ringan khusus atap wc. bukankah di sekolah sudah sering dianggarkan dana dari Dinas Pendidikan berupa dana DAK, sesuai undang-undang yang berlaku bahwasanya apapun bentuknya pungutan terhadap siswa tidak diperbolehkan apalagi di masa pandemi covid-19 ini.

(team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed