Tutup Tahun dengan Keberkahan, DPD PAN Rokan Hulu Gelar Doa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Kabar Daerah390 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Menjelang pergantian tahun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memilih cara yang khidmat untuk mengakhiri tahun 2025. Bertempat di Kantor DPD PAN Rohul, jajaran pengurus menggelar doa bersama dan santunan anak yatim piatu dengan tema besar “Keselamatan Bangsa”, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak sesuai dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon perlindungan bagi Indonesia, khususnya untuk kemajuan Kabupaten Rokan Hulu di tahun mendatang.

Ketua DPD PAN Rohul yang juga Anggota Komisi III DPRD Rohul, Ayatullah Kumaini, S.E., M.Si., hadir langsung membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keberadaan anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan oleh elemen politik sekalipun.

“Menyantuni anak yatim adalah kewajiban kita semua. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian partai terhadap kondisi bangsa saat ini,” ujar Ayatullah Kumaini di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Lebih lanjut, Ayatullah menjelaskan bahwa doa dari anak yatim memiliki makna khusus yang diharapkan membawa keberkahan bagi langkah partai ke depan. Baginya, solidaritas internal partai tidak hanya dibangun melalui strategi politik, tetapi juga melalui ketulusan dalam berbagi.

“Doa anak yatim piatu memiliki keberkahan yang luar biasa. Saya berharap melalui doa-doa tulus mereka, PAN ke depan semakin solid dan seluruh kader lebih siap serta kuat dalam berjuang menghadapi tantangan pemilu yang akan datang,” tambahnya.

Acara yang berlangsung dengan sederhana namun penuh haru ini diisi dengan pembacaan doa keselamatan, zikir bersama, dan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim yang hadir.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, DPD PAN Rohul menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan legislasi dan politik, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan.

(Drjt)