Ketua TP PKK Rohul Hadiri Women Program Nasional di Minahasa Utara, Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Dunia Usaha

Kabar Daerah583 Dilihat

Manado, intelmedia.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dr. Yeni Dwi Putri Anton, menghadiri kegiatan nasional bertajuk Women Program yang mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK dalam Mendorong Terciptanya Women Entrepreneurship di Daerah”. Acara ini digelar di Gangga Room, Hotel Sentra, Minahasa Utara, pada Jumat, 30 Mei 2025.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua TP PKK Minahasa Utara, Ibu Rizya Ganda Davega, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Ketua TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap forum ini menjadi sarana peningkatan kapasitas serta kontribusi nyata TP PKK dalam pemberdayaan perempuan di daerah masing-masing.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Ibu Coreta Kapoyos, pakar women entrepreneurship, yang membawakan materi mengenai pentingnya peningkatan kapasitas public speaking untuk menunjang peran strategis TP PKK.

Selain itu, anggota DPR RI Komisi VII, Ibu Novita Hardini, juga memberikan pemaparan mendalam mengenai strategi menciptakan ekosistem kewirausahaan perempuan di tingkat lokal. Sesi dilanjutkan dengan presentasi dari Head of Academy Akademi Bisnis Martha Tilaar, Ibu Pingkan E. Tilaar, serta pakar internasional Dr. Jung Hwan Kim, yang menyampaikan perspektif global dalam memperkuat kapasitas perempuan di sektor bisnis.

Menanggapi jalannya kegiatan, Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri Anton, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pemberdayaan perempuan, terutama melalui program-program konkret yang dapat langsung diimplementasikan di daerah.

“Kegiatan ini membuka wawasan kita semua bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi daerah. TP PKK harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan wirausahawan perempuan yang tangguh dan mandiri, tentu dengan dukungan pelatihan, pembinaan, serta jejaring usaha yang berkelanjutan,” ujar dr. Yeni.

Lebih lanjut, dr. Yeni menegaskan bahwa TP PKK Rohul siap mengadopsi berbagai strategi dan pendekatan yang diperoleh selama kegiatan untuk diterapkan dalam program-program pemberdayaan perempuan di tingkat kabupaten hingga desa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat peran perempuan serta menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

(Drjt)