by

Oknum Guru Di SDN Jatimerta 1 Kabupaten Cirebon, Diduga Jual Bebas Buku LKS

Cirebon, Intelmedia.co.id

Dinas Pendidikan kabupaten Cirebon mengingatkan kepada seluruh sekolah negeri tidak boleh menjual buku LKS dan buku bantuan yang bersumber dari dana BOS Lainnya, Demikian pula bagi oknum guru dilarang keras untuk mengarahkan siswa untuk membeli buku-buku tersebut.

Akan tetapi halnya berbeda dengan temuan yang satu ini, salah satu oknum guru yang inisial “N” menjual buku LKS kepada beberapa murid di sekolahnya.

“Sementara saat awak media mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Cirebon H. Asdullah beliau menegaskan bahwasanya di setiap sekolah tidak boleh buku LKS di di jual bebas di sekolah,” tegas Kadisdik Kabupaten Cirebon.

Saat awak media mengkonfirmasi salah satu wali murid, Diterangkanya dalam perbincangan melalui whatshapp celullar kepada salah satu wali siswa yang melapor terhadap tim jurnalis Intelmedia.co.id kemarin sore, bahwa didapatinya kabar Salah satu wali murid yang merasa terbebani oleh masalah pungutan pembayaran buku LKS di sekolah tersebut.

Karena kondisinya terpuruk dari keluarga miskin dan kekurangan. Malah tidak mendapatkan bantuan, eh malah repot juga dengan pungutan di sekolah anaknya,” ujar “Y ” kepada salah satu tim kami.

Atas informasi tersebut kami langsung berkunjung dan bersilahturahmi kepada salah satu oknum guru yang hadir pada saat itu. Kami sempat menyambangi sekolah oknum guru yang bersangkutan. Tetapi beliau tidak ada di tempat, Karena sibuk di luar Kota. Tetapi kesepakatan untuk Bertemu akan segera di selesaikan,” Ujar salah satu oknum pengajar tersebut.

Dari hasil pantauan kami bukankah penjualan LKS/serta pungutan itu dilarang sesuai PP yang berlaku yaitu PP  NO. 52 tahun 2012 disiplin pegawai negeri.

Diharuskan tenaga pendidik lebih kreatif dalam belajar mengajar.  H. Asdullah mengatakan kreatifitas, sekolah lebih penting diutamakan ketimbang LKS/lembar kerja siswa. Untuk itu salah satu di beri tugas rumah yang diminati siswa, tetapi di SDN Jatimerta 1 buku LKS di jual bebas serta dibandrol sesuai paket belajar sesuai kelas, dengan begitu siswa lebih inisiatif dan kooperatif bersama wahana yang di bimbing oleh guru-gurunya.

Selain itu, H. Asdullah menegaskan bahwa akan diberikan sanksi kepada salah satu sekolah jika masih melanggar PP No. 52 tahun 2012 perihal kutipan disiplin PNS.

Bukti pelanggaranpun sudah jelas Satu pintu akan tetapi oknum guru pns dilingkungan SDN Jatimerta 1 masih ada Info di jual belikan buku tersebut.

(Fifi/team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed