Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Riau bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagut dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar Sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Kelancaran Operasional Hulu Migas di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya SK Gubernur Riau, yang bertujuan mempercepat produksi migas dan mendukung ketahanan energi nasional.
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, dan dihadiri oleh para kepala daerah dari kabupaten penghasil migas, termasuk Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T., M.M., Bupati Siak, dan Bupati Kampar.
Bupati Anton menegaskan pentingnya Satgas bagi daerahnya. “Bagi Rokan Hulu, keberadaan Satgas ini sangat penting karena sebagian besar wilayah kami juga masuk dalam kawasan operasi migas. Harapan kita, segala permasalahan yang selama ini menjadi hambatan, khususnya terkait perizinan dan persoalan lahan, bisa lebih cepat diselesaikan sehingga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.
Gubernur Abdul Wahid menjelaskan, pembentukan Satgas ini selaras dengan Permen ESDM dan Keputusan Menteri ESDM terbaru, yang menitikberatkan pada percepatan perizinan, penyelesaian masalah lapangan, dan peningkatan lifting migas.
“Satgas ini dibentuk agar hambatan-hambatan dapat segera dipecahkan bersama, sehingga proses perizinan, pengerjaan, dan perawatan sumur bisa lebih cepat,” jelas Gubernur. Ia juga menekankan bahwa penurunan lifting akan berdampak langsung pada Dana Bagi Hasil (DBH) Riau, sehingga peningkatan produksi migas sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala SKK Migas Sumbagut, C.W. Wicaksono, mengapresiasi langkah cepat Pemprov Riau. Ia menyebut Satgas akan fokus pada empat prioritas utama:
- Percepatan perizinan dan rekomendasi PPKH (maksimal 14 hari).
- Penyelesaian permasalahan sosial di lapangan.
- Penyelesaian isu kawasan hutan.
- Permasalahan penyerobotan lahan BMN.
Kehadiran jajaran manajemen KKKS, seperti PHR, APGWI, dan EMP, serta dukungan penuh dari Forkopimda Riau, menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan sosialisasi ini sebagai tonggak awal percepatan kerja sektor migas di Riau, sekaligus memperkuat pencapaian target kemandirian energi nasional.











