by

Menunggu Hasil Swab Rs. Sumber Hurip Diduga Menahan Jenazah

Cirebon, Intelmedia.co.id

Pasien (jenazah) yang bernama Tatinah (64) tidak bisa segera keluar dari Rs Sumber Hurip dengan alasan menunggu hasil tes swab covid-19, padahal pasien dari awal masuk RS tidak ada gejala Covid-19.

Humas RS Sumber Hurip Ahmad menjelaskan bahwa Jenazah belum bisa dibawa pulang karena hasil dari test swab yang belum keluar.

“Hasil swab sendiri tidak bisa diketahui secepatanya, paling cepat 2 sampai 3 hari,” jelasnya.

Menunggu Hasil Swab Rs Sumber Hurip Diduga Menahan Jenazah
Menunggu Hasil Swab Rs Sumber Hurip Diduga Menahan Jenazah

Menurut pihak keluarga Abe mengatakan awalnya rancuh antara dokter satu dengan dokter yang lainnya itu beda pendapat. “Histori Jenazah sendiri tidak pernah keluar rumah, dan jarang nerima tamu juga” jelasnya.

Pihak keluarga menolak kalau Jenazah di bawa ke RS Waled, dan harus menjalankan protab covid-19. Keluarga berharap agar Jenazah segera di bawa pulang dan dikebumikan, dan hasilnya cepat keluar.

Sementara itu di tempat terpisah Moh. Noli Alamsyah selaku Ketua PWI Cirebon saat dihubungi via sambungan WA menanggapi dan meminta agar semua rumah sakit tidak memainkan pasien dan pihak keluarga, sebagaimana yang telah disampaikan pesan dari Kepala kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko menyatakan banyaknya isu rumah sakit memvonis semua pasien meninggal di covidkan agar mendapat anggaran dari pemerintah, beliau menilai harus ada tindakan serius agar isu yang menimbulkan keresahan pada masyarakat ini segera ditangani, “Pihak rumah sakit harus mendengarkan dan menjalankan pesan Moeldoko,” ungkapnya.

“Bila di Cirebon ditemukan ada rumah sakit yang memainkan data pasien, PWI Cirebon akan membuat laporan ke aparat penegak hukum,” jelasnya.

“Jika pasien ternyata negatif Covid-19, PWI Cirebon akan meminta kepada Bupati Imron untuk mengeluarkan tindakan tegas. Bila perlu, cabut izin operasional rumah sakit itu,” tambahnya.

Noli menegaskan, pasien meninggal jangan terburu-buru diarahkan ke Covid-19, apalagi bila tidak ada gejala yang mengarah ke situ. Setiap pasien tentu punya riwayat penyakit, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga atau dokter yang pernah menangani.

(Agus)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed