by

Diduga Menghilangkan Objek Jaminan Nasabah, BRI Unit Mundu Kabupaten Indramayu Dilaporkan 

Indramayu, Intelmedia.co.id

Kredit pada perbankan dengan jaminan Surat-surat berharga merupakan hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita, terlebih lagi bagi para pelaku usaha sudah tidak asing lagi bergulat dengan hal tersebut.

Akan tetapi Ironisnya, ada salah satu  wanita yang sekarang sdah berusia 70 tahun atau bisa di istilahkan lanjut usia dari Desa Dukuh Tengah Kecamatan Karang Ampel Kabupaten Indramayu merupakan Debitur dari Unit BRI Mundu Indramayu, mengajukan pinjaman dengan jaminan Surat Berharga atas sebuah Rumah yang dimilikinya, akan tetapi hutang tetaplah hutang, Wanita Lansia tersebut berserta keluarga tetap memenuhi kewajibannya untuk mencicil dan telah melunasi hutangnya tersbut pada Bulan November tahun 2020 sesuai dengan surat ketererangan lunas yang di keluarkan oleh pihak  BRI Unit Mundu Indramayu. Namun ketika hutang telah dilunasi, objek jaminan hingga sekarang tidak kelihatan batang hidungnya. Hingga kondisi dimana suami dari ibu tersebut meninggal dunia, surat yang dijadikan objek jaminan tidak kunjung dikembalikan oleh pihak BRI.

Upaya untuk pengambilan objek jaminan tersebut pihak keluarga telah berupaya maksimal dengan beberapa kali mengkonfirmasi secara langsung pihak BRI Unit Mundu Indramayu akan tetapi tetap tidak membuahkan hasil. Dan sekarang ibu tersebut telah meminta bantuan dari kantor Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Majalengka “LKBH FH UNMA”.

Aji Halim Rahman. S.H.,M.H salah satu perwakilan menerangkan bahwa pihak LKBH FH UNMA telah melakukan Somasi yang ke 3 tanpa mendapatkan jawaban atau tanggapan apapun dari pihak BRI Unit Mundu Indramayu.

Selanjutnya pihak LKBH FH UNMA melakukan pengaduan kepada kantor OJK Cirebon maka OJK Cirebon memberikan waktu 20 hari kerja bagi pihak BRI Unit Mundu untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut, barulah atas hal tersebut pihak BRI Unit Mundu menemui pihak LKBH FH UNMA, hanya saja atas pertemuan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, karena pihak BRI Unit Mundu Indramayu tidak mau menanggung konsekuansi atau pertanggungjawaban atas kelalaian yang patut diduga keras telah menghilangkan atau di Menggelapkan objek jaminan tersebut.

Otomatis tanggungjawab secara Perdata dan Pidana melekat kepada pihak BRI atas kelalaian tersebut, oleh karena itu Aji Halim Rshman. S.H., M.H selaku kuasa hukum LKBH FH UNMA menghimbau kepada Masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, Perusahaan sekelas BRI yang notabanennya adalah perusahaan BUMN saja keamanannya masih diragukan terlebih lagi tanggungjawab dalam penyelesaiannyapun tidak mencerminkan itikad baik. Sekarang kasus ini telah berjalan kurang lebih 4 bulan tanpa ada kepastian dari pihak BRI Unit Mundu,” jelas Aji.

Dan terakhir pihak LKBH telah menyurati kembali pihak OJK Cirebon terkait hasil pemeriksaan akan tetapi  tanggapan dari OJK Cirebon kembali memberikan batas waktu maksimal 20 hari kerja kepada BRI Unit Mundu untuk menyelesaikan dan kami masih menghormati mekanisme yang diberikan OJK sebelum melanjutkan proses ini kepada jalur Gugatan di Pengadilan Negeri serta Pelaporan dugaan Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan BRI Unit Mundu Indramayu atas objek Jaminan Surat berharga Nasabahnya.

(Team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed