Demi Majalengka “Caang” , Pj Bupati Dedi Supandi Ajukan 1.200 Unit PJU Ke Pusat

Kabar Daerah115 Dilihat

Majalengka, intelmedia.co.id-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka telah menyiapkan sejumlah program prioritas ditahun 2024.

Selain melanjutkan program yang bersifat intangible, ditahun 2024 Pemkab akan lebih fokus pada pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur.

Satu diantara program prioritas pembangunan tahun 2024 adalah pemasangan titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pemasangan PJU ini, sebagai upaya peningkatan keamanan dan ketertiban dengan mengurangi risiko timbulnya kriminalitas diruang yang tidak terpantau dan minim penerangan.

Untuk memberikan kenyamanan tersebut Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi telah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM.

“Saat ini kami sedang terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM untuk mewujudkan Majalengka “Caang” ( menyala) mudah-mudahan bulan oktober mulai terpasang,” jelas Dedi, Senin (24/06/2024).

Menurut Dedi saat ini telah diusulkan sebanyak 1.200 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) untuk menerangi sejumlah tempat di Kabupaten Majalengka.

“Dari jumlah 1.200 unit PJU-TS ini rencananya diusulkan akan ditempatkan di ruas jalan desa dan antar desa, ruas jalan menuju objek wisata dan ruang publik seperti Taman Kasungka, Taman Raharja, MCC dan yang lainnya yang disebar di seluruh wilayah Majalengka,” tutur Dedi.

Sebelum lebaran Idul Fitri kemaren Pemkab Majalengka melalui Dishub telah mengganti sebanyak 1.231 titik lampu PJU di Kabupaten Majalengka dengan menggunakan lampu LED, dan 94 titik baru yang sedang on proses selesai pemasangannya.

Upaya collaborative government ini mudah-mudahan dapat mendukung kegiatan lalu-lintas dan angkutan jalan dalam rangka keamanan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta memberikan kemudahan bagi pemakai jalan Majalengka.

Karena bukan hanya mendapatkan keluhan soal penerangan jalan, bahkan Dedi juga merasakan betul sensasi menyusuri ruas jalan di Majalengka ketika malam hari.

Sama seperti yang dirasakan oleh masyarakat, memang gelap gulita.

“Sekarang, pelan-pelan Majalengka akan menjadi daerah yang lebih nyaman dari sebelum-sebelumnya. Termasuk soal penerangan dijalan, akan manjadi “Caang Baranang ,” harap Pj Bupati. (Fjr)