by

Kecewa, Oknum Satpam SMAN 1 Jamblang Arogansi dan Menghalangi Tugas Wartawan

Cirebon, Intelmedia.co.id – Oknum Satpam SMAN 1 Jamblang Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon  Jawa Barat, secara arogansi menghalangi tugas wartawan. Perlakuan arogansi dengan nada menyolot terhadap wartawan saat berkunjung ke sekolah tersebut. Hal ini terjadi saat tim media melakukan peliputan dalam rangka komfirmasi pembangunan proyek SMAN 1 Jamblang, Senin (29/11/2021).

Oknum satpam SMAN 1 Jamblang berinisial AH saat menyambut kedatangan wartawan, dengan nada menyolot menyatakan, sesuai prosedur di sini tidak boleh sembarang media ketemu dengan kepala sekolah harus ada surat tugas. “Sementara kalau dari kedinasan bisa ketemu,” kata AH arogan.

Padahal dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, bahwa bagi siapa saja yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya, maka pelaku tersebut dapat dikenakan hukuman selama 2 tahun penjara dan dikenakan denda paling banyak sebesar Rp 500 juta.

Sementara saat dikonfirmasi Humas  SMAN 1 Jamblang, Ida menyampaikan permintaan maaf lantaran ada kegiatan dinas. “Mohon maaf Pak, saya ada kegiatan dinas di Kuningan. Tidak ada di sekolah,” katanya

“Kalau minggu ini sepertinya saya tidak bisa Pak, karena masih ada dinas di luar,” ucapnya lagi. Secara terpisah, menyikapi tugas wartawan yang dihalang-halangi oleh oknum satpam SMAN 1 Jamblang, Ketua DPD HIPWI Jabar Umar Amaro, SH., menyayangkan atas kejadian arogansi oknum satpam tersebut.

“Seharusnya oknum satpam itu melayani sesuai dengan tupoksinya dan beretika bukan dengan cara menghalang-halangi wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan,” ucapnya.

“Jelas-jelas Satpam salah kalau menghalangi-halangi wartawan. Ini kan tugas jurnalistik. Hal ini juga jelas sekali telah melanggar Undang-Undang Pokok Pers No 40 Tahun 1999,” tegasnya.

(Team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed