by

Makanan Khas Tradisi Lebaran Anti Mainstream “Nasi Lengko Golden Cirebon”

Cirebon, Intelmedia.co.id

Mau mengenang tradisi lebaran saat masih ada orang tua, dulu keluarga kami punya warung makan nasi lengko dan sate kambing khas Cirebon. Bukan rumah makan, cuman warung kecil tapi saya bangga banget karena dari situ kami 5 bersaudara bisa lulus S1.

Keluarga kami punya tradisi,  setiap Idul Fitri kami semua turun gunung, setinggi apapun pendidikan dan posisi ditempat kerja kami saat itu, tetap saat lebaran kami semua (anak mantu) ikut turun jualan melayani pembeli yang kebanyakan pemudik dari luar Cirebon, ada yang bagian menghitung, bagian terima pesanan, bikin minum, bakar sate, sampai angkut-angkut piring bekas makan pelanggan, kami bekerja sama secara sistematis. Kadang ada pelanggan yang udah kenal lama sampe bilang “Iki sing dagang sarjana kabeh, anake sing duwe warung, pelayane pada mudik sih ya?,” ujarnya.

 

Makanan Khas Tradisi Lebaran Anti Mainstream Nasi Lengko Golden Cirebon

Aah…kangen rasanya kalo mengingat saat-saat itu, disaat orang-orang sibuk masak buat lebaran, sibuk cari baju lebaran, kalo kami sibuk nusukin sate yang jumlahnya bisa ribuan dalam sehari, pagi-sore sibuk prepare buat bakal jualan malam, Seru banget,” pungkasnya.

“Semoga tradisi makanan khas ini tetap dipelihara jangan sampai punah tetap lestari sampai anak cucu, demi melestarikan budaya Cirebon dan makanan khas keluarga kami di Cirebon.

(Sina Mahesinta)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed