by

Pencemaran Air Limbah Cucian Kain MORI Dan Bantuan Sosial, Diduga Tak Pernah Di Salurkan

Pekalongan, Intelmedia.co.id

Biasanya pembuangan air limbah di alirkan ke selokan dan atau sungai, akan tetapi di desa Curug RT 01 RW 01 Kec. Tirto Kab. Pekalongan ada sebuah tempat untuk mencuci kain mori yang airnya di alirkan ke salah satu rumah warga yang mengakibatkan tidak bisa untuk keperluan rumah tangga dan bahkan tidak bisa untuk melakukan wudhu.

Menurut pihak keluarga yang menjadi korban pencemaran air limbah cucian kain mori bahwa sudah satu bulan ini air yang biasa untuk keperluan rumah tangga tiba tiba warnanya menjadi hitam dan berbau tak sedap

Setelah di telusuri ternyata ada sebuah tempat persis di samping rumah korban untuk mencuci kain mori yang ternyata air limbahnya mengalir ke rumah korban sampai mencemari air sumur yang ada di rumah korban.

Akhirnya salah satu keluarga korban GN (23) menemui awak media Intel Media Biro Kota Pekalongan dan menceritakan kejadian pencemaran air limbah cucian kain mori yang ada di samping rumahnya.

Awak Media Intel Media Biro Kota Pekalongan langsung meluncur ke rumah GN untuk melakukan penelusuran pencemaran air limbah cucian kain mori tersebut. Dan benar saja saat awak media Intel Media Biro Kota Pekalongan menelusuri dan investigasi ternyata menemukan andongan (tempat penampungan air limbah) yang di tutup dengan kayu dan bambu saja.

Menurut informasi dari korban bahwa pemilik tempat cucian kain mori tersebut masih sanak saudara dari Kepala Desa Curug Kec. Tirto Kab. Pekalongan yang bernama Nurbaidi selaku Kepala Desa Curug Kec. Tirto Kab. Pekalongan

Bukan hanya menjadi korban pencemaran air limbah cucian kain mori saja, akan tetapi GN dan keluarganya juga tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, GN dan keluarganya termasuk warga miskin yang tidak pernah mendapatkan bantuan mulai PKH sampai BLT bahkan bantuan sembakopun juga tidak mendapatkan.

Bantuan sosial dalam bentuk BLT di dapatkan jika GN dan keluarganya di beri informasi dari pihak balai desa, tapi jika tidak mendapatkan informasi tentang BLT maka GN dan keluarganya tak mendapatkan bantuan.

Awak Media Intel Media Biro Kota Pekalongan juga melihat kondisi rumah GN dan keluarga yang ternyata bersebelahan persis dengan kandang kambing.

GN dan keluarga mengharapkan jika ada bantuan sosial dari pemerintah GN dan keluarganya bisa mendapatkan sesuai dengan dana bantuan yang di salurkan kepada masyarakat.

Wartawan : Ariyanto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed