by

Sosok: Seorang Petani Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Masjid

Gorontalo, Intelmedia.co.id – Seorang petani berusia 61 tahun bernama Bapak Sarton Baruadi atau lebih akrab dipanggil Ti Pasisa Konyo sehari-hari oleh masyarakat Molopatodu dirinya beberapa bulan lalu telah menghibahkan tanah ukuran 15 kali 35 meter untuk pembangunan Masjid di Dusun Leyato, Desa Molopatodu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Minggu (19/12/2021).

Sdr. Sarton Baruadi bersama Istri bernama Arlin Ali dan Kelima anak-Nya tulus dan ikhlas untuk menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan Masjid dan juga di setujui Kelima anak-anak Sarton dan Arlin, antara lain; Yoman Baruadi, Yulan Baruadi, Kasman Baruadi bersama Rizal Baruadi dan Sadam S Baruadi, juga menurut bahwa di sekitar tersebut masjid sangat jauh, baik ke desa Molas maupun ke masjid yang ada di Molopatodu.

“Alhamdulillah, Sebelumnya masjid ini sangat manual karena dindingnya hanya menggunakan bambu dan atapnya menggukan Katu. Alhamndulillah setelah dibentuk panitia proses pembangunan masjid sekarang sudah berjalan dan sudah bisa dilihat walaupun pekerjaannya belum selesai. Sepenuhnya pembangunan masjid ini di serahkan kepada panitia pembangunan. Dan insyaAllah masjid ini cepat selesai dan tentunya ini bukan milik pribadi keluarga tetapi ini adalah milik Kaum Muslimin untuk digunakan dalam melaksanakan perintah Allah Azza Wa Jalla,” ungkap Sarton Baruadi di hadapan istri dan anak-anaknya.

Sementara itu ketua panitia pembangunan masjid Nurul Ikhlas, Sadam S. Baruadi saat di wawancarai intelmedia.co.id mengatakan, Bahwa dirinya menjadi ketua Panitia Pembangunan Masjid tersebut melalui musyawarah 2 (dua) Organisasi Relawan bersama masyarakat setempat.

Adapun Kedua organisasi, Pemuda Relawan Gorontalo (PRG) yang dikoordinir oleh Abdul Talib K. Hudju, Aida Badu dan Yuniar Katili bersama 40 anggota dan organisasi Mualaf Center Indonesia (MCI) yang dikoordinir oleh Ali Akbar Jasin, Rhandy Daaliwa dan Supriyanto Domili dan 33 anggota telah bersama-sama bersinergi untuk membantu dalam penggalangan dana untuk pembangunan sehingga masjid Nurul Ikhlas saat ini sudah nampak hasil pekerjaannya.

“Alhamndullah, Untuk anggaran pembangunan awal kurang lebih Rp. 201.385.000 dengan sumber anggaran dari Donator melalui teman-teman Relawan. Karena masih terkendala dengan Material, saat ini kami menggunakan 4 orang tenaga kerja, 2 tukang dan 2 pembantu. Sebagai panitia tentu kami sangat mengharapkan bantuan, baik dari Pemerintah, Pengusaha dan masyarakat dalam proses pembangunan Masjid Nurul Ikhlas,” harap Sadam.

Lebih lanjut kata Sadam, Untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan masjid tersebut ia masih membutuhkan dana sebesar Rp. 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupiah) anggaran untuk kepentingan bahan material berupa semen dan masih banyak lagi.

“Bantuan bisa melalui Kas Masjid, swadaya gotong royong masyarakat. Sementara untuk para Donatur dapat menyalurkan Donasi melalui teman-teman Relawan (PRG) dan (MCI) dengan nomor kontak; 0821-8768-6165 0821-9939-6979, atau langsung di Transfer ke BRI 5154-01-031736-53-5 atas nama (Takmir Masjid Nurul Ikhlas) yang sifatnya tidak mengikat,” harap Sadam.

Dengan demikian, ketua panitia pembangunan masjid Nurul Ikhlas menambahkan, Bagi yang ingin beramal Jariyah untuk menginfakkan sebagian hartanya dapat melalui nomor rekening tersebut atau dalam bentuk material, dan dapat di antar langsung ke lokasi pembangunan Masjid Nurul Ikhlas dengan ALAMAT Dusun Leyato, Desa Molopatodu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, atau dapat menghubungi Kontak Panitia 0822-9014-2561,” tutup Sadam S. Baruadi mengakhiri perbincangannya dengan Intelmedia.co.id

( Udun )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed