by

Kasus KDRT Dan Penelantaran Yang Dilakukan Oleh Seorang Suami Yang Sekaligus Seorang Ayah, Tetap Berlanjut Ke Ranah Hukum

Pekalongan, Intelmedia.co.id – Masih ingat tentang kasus KDRT dan Penelantaran yang dilakukan oleh seorang suami yang sekaligus seorang ayah? Bulan Desember 2021 yang lalu NV (40) menggugat cerai JL(45) di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, lantaran karena JL menantang NV terlebih dahulu untuk menggugatnya cerai.

Akan tetapi saat di gugat cerai beneran JL tidak berani datang, bahkan saat datang untuk mediasipun JL memaksa mengajak NV untuk berdamai, akan tetapi ibarat pepatah nasi telah menjadi bubur, terlambat sudah untuk meminta damai, karena sejak awal melahirkan seorang anak bernama NC (13) JL ini tidak mau memberikan nafkah.

Karena kesalahan yang JL perbuat itulah maka NV berani menggugat JL untuk bercerai. Menurut kisah yang di alami oleh NV selama menjalani rumah tangga dengan JL memang kurang harmonis, seringkali JL melakukan kekerasan terhadap NV istrinya dan bahkan terhadap NC anaknya.

Pengawalan dan pendampingan NV saat menggugat cerai di pengadilan adalah team khusus pengawalan, pendampingan, dan investigasi Intel Media Biro Kota Pekalongan. (Teamsus P2i Intel Media)

Berdasarkan informasi dari NV bahwa awal bulan januari 2022 kemarin JL memaksa mengajak NV ke pegadaian Kota Pekalongan karena JL selalu menuduh NV menggadaikan cincin nikahnya, akan tetapi JL tak dapat membuktikannya karena ternyata pihak pegadaian tidak pernah menerima barang gadaian dari NV, lalu JL menuduh NV lagi menjual cincin nikahnya ke salah satu toko mas di Kota Pekalongan yang ternyata tak terbukti.

Team Khusus Pengawalan, Pendampingan, dan Investigasi Intel Media Biro Kota Pekalongan langsung melakukan penelusuran dan investigasi di kedua tempat tersebut yaitu di Pegadaian dan di salah satu toko mas yang di maksud, dan hasilnya tidak ada bukti bahwa NV menggadaikan dan atau menjual cincin nikahnya seperti yang di tuduhkan oleh JL kepada NV.

Bukan hanya itu saja, ketua teamsus P2i Intel Media Biro Kota Pekalongan atau kabiro Intel Media Biro Kota Pekalongan juga memiliki sebuah bukti status/story Whatsapp dari Hansphone milik JL yang isinya menjelek-jelekan dan menuduh NV seperti yang JL tuduhkan bahkan teamsus P2i Intel Media Biro Kota Pekalongan melakukan penelursuran dan investigasi ke beberapa warung makan yang pernah di singgahi oleh JL dan NV saat makan di beberapa warung tersebut. berdasarkan penelusuran dan investigasi teamsus P2i Intel Media Biro Kota Pekalongan bahwa pemilik warung tersebut mengutarakan yanyg sama, bahwa JL selalu menuduh NV menggadaikan dan atau menjual cincin nikahnya yang ternyata tidak terbukti.

Hari rabu, tanggal 26 Januari 2022 ketua teamsus P2i Intel Media Biro Kota Pekalongan menjadi saksi terhadap kekerasan anak yang pernah di lakukan oleh JL, di dalam sidang tersebut ketua teamsus P2i Intel Media Biro Kota Pekalongan menjelaskan kepada hakim PN Kota Pekalongan bahwa benar adanya JL pernah melakukan kekerasan terhadap NC anaknya. Selanjutnya minggu depan yaitu sidang putusan.

Bagaimana kelanjutannya ? apakah NV bisa menggugat hak nafkah dan ganti rugi selama di terlantarkan oleh JL ? Kita ikuti sidang selanjutnya Hari rabu tanggal 2 Februari 2022.

Wartawan : Team Khusus Pengawalan, Pendampingan, dan Investigasi Kasus Hukum Non Litigasi Intel Media Biro Kota Pekalongan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed