Kopdar Solidaritas “SARASA” Kabupaten Cirebon, Mendukung Pemilu Gembira Dengan Capres Gemoy Dan Partai Politik Santuy

Kabar Daerah910 Dilihat

Cirebon, Intelmedia.co.id – Komunitas SARASA Kabupaten Cirebon Bersama Pemuda – Pemudi mendukung PEMILU Gembira dan turut mendukung mensukseskan terselnggaranya PEMILU 2024 dengan Damai.

Acara yang diselenggarakan di Café Pecah Kopi di Plered ini bertemakan “Pemilu Gembira, Capres Gemoy dan Partai Politik Santuy”, dengan tema tersebut mengajak semua Masyarakat khususnya kab. Cirebon untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 dengan riang gembira.

Partai PSI yang mengusung Paslon Capres 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, mengatakan berpolitik itu harus menjadi Pesta Demokrasi yang dinikmati oleh semua masyarakat terutama Generasi Z ikut mensukseskan terselenggaranya Pemilu ini dengan damai, jangan saling menyerang antar pendukung Paslon Capres lain. Jadilah Pemilih yang Cerdas dan Pesta Demokrasi riang gembira.

Ketua SARASA Kab. Cirebon Bardah Irhamna, Menyatakan “Bahwa Generasi Z dalam Peserta demokrasi harus turut berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024 nanti yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024 dengan Riang Gembira, janganlah kita saling menjatuhkan dan menyerang Paslon Capres lain, boleh berbeda pilihan tetapi Rasa persaudaraan dan persatuan bangsa haruslah tetap dijungjung tinggi.

Perbedaan pilihan itu biasa tetapi sesudah pemilu mari kita Bersatu lagi untuk membangun Bangsa dan Negara Indonesia. Karena kita sebagai Pemuda menjadi penerus dan pengganti nanti perjuangan Indonesia dimasa yang akan datang,” Minggu 21 Januari 2024.

Kopdar Solidaritas “SARASA” Kabupaten Cirebon, Mendukung Pemilu Gembira Dengan Capres Gemoy Dan Partai Politik Santuy

Dalam acara Kopdar Solidaritas ini juga ada Diskusi dengan Pemateri Gus Muda Ahmad Fabi Kriyan, S.H., dia mengatakan bahwa ditahun 2045 Indonesia akan ada bonus Demografi dengan banyaknya penduduk muda atau sekarang biasa disebut dengan generasi Z. Bonus demografi adalah suatu kondisi dimana jumlah penduduk produktif atau angkatan kerja (usia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk yang tidak produktif (di bawah 5 tahun dan di atas 64 tahun). Tahun 2020 -2030, Indonesia akan memasuki bonusi demografi,” paparnya.

Pada rentan waktu tersebut, diperkirakan penduduk usia produktif Indonesia akan mencapai 70 persen. Karena nanti yang menentukan nasib Bangsa Indonesia yang dimasa depan adalah Pemuda-Pemudi yang ada disini sekarang yang hadir dalam acara Kopdar Solidaritas.

Kegiatan Kopdar Solidaritas ini bertujuan agar mengajak Pemilih pemula dan Pemuda untuk ikut aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Karena suara kita menentukan pemimpin Indonesia kedepannya. Maka dari itu pemuda harus menjadi garda terdepan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Jadilah pemilih yang cerdas dan santuy,” jelasnya. (Bardah)