by

Perselisihan Badan Kesbangpol Dan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Diduga Masalah Pencairan Dana Penguburan Covid-19 Yang Tebang Pilih

Cirebon, Intelmedia.co.id

Pemerintah Indonesia akan menindak tegas bagi setiap pejabat atau pengurus anggaran dana covid-19 yang menyalahgunakan dana tersebut, hingga terjadinya tindak pidana korupsi covid-19 yang tidak disalurkan langsung kepada masyarakat maka pemerintah bersama penegak hukum akan menindak tegas oknum pejabat tersebut untuk di usut tuntas dan berlanjut ke ranah hukum sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Indonesia.

Saat awak media menyambangi Camat Weru H. Sarka, beliau memaparkan bahwanya sampai saat ini dana covid-19 dari Kesbangpol belum diterimanya sepeserpun dana penguburan covid-19 tersebut, padahal pengajuan dana tersebut sudah diajukan dari pertengahan bulan Desember namun dari pihak Badan Kesbangpol selalu diundur-undur dengan dalih berkas belum lengkap padahal berkas yang diminta oleh Badan Kesbangpol sudah dilengkapi semua dan pihak Badan Kesbangpolpun pernah berjanji akan segera mencairkan dananya,” papar Camat Weru di kantornya.

Tambah Camat Weru, kami sangat kecewa atas kinerja Badan Kesbangpol yang terkesan kurang terbuka dan sangat lambat serta tebang pilih dalam penanganan pembagian anggaran dana covid-19, padahal masyarakat dan para petugas gugus covid-19 sudah menunggu lama kejelasan penyaluran dana penguburan tersebut, kami dari pihak kecamatan meminta kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Cirebon bisa menjelaskan kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Weru yang mendapat bantuan anggaran dana penguburan covid-19, bahwasanya dana tersebut memang di kecamatan Weru belum mendapatkan anggaran dananya, sehingga masyarakat tidak menuduh Camat dan jajarannya korupsi dana anggaran penguburan Covid-19 tersebut,” imbuh H. Sarka.

Di tempat terpisah saat awak media mengkonfirmasi ke kantor Dinas Badan Kesbangpol kabupaten Cirebon diterima oleh stafnya yang bernama Sakho dan Teguh, karena pada saat itu Kepala Badan Kesbangpol Iwan Ridwan Hardiawan, S.Sos.,M.Si sedang tidak ada di kantor sedang menghadiri rapat di tempat lain, saat wartawan mengkonfirmasi staffnya beliau menjelaskan bahwasanya kenapa Kecamatan Weru belum mendapatkan bantuan anggaran dana penguburan covid-19 dikarenakan berkas pengajuannya telat masuk sementara data berkasnya masuk di akhir bulan menjelang penutupan akhir tahun 2020 maka kami tidak bisa merealisasikannya dan anggaran dananya pun terbatas hanya 150 kasus  saja yang mendapat anggaran dana penguburan covid-19 tersebut,” jelas Sakho di kantor Badan Kesbangpol.

Saat awak media mengkonfirmasi nara sumber yang tidak mau di cantumkan namanya, beliau menuturkan bahwa kabar berita yang sebelumnya disampaikan di beberapa media online dan cetak bahwasanya semua kecamatan yang ada di kabupaten Cirebon sudah mendapatkan cairan dana penguburan covid-19 tersebut, namun hasil investigasi di lapangan ternyata belum terlealisasikan semua dana anggaran tersebut, kami sebagai masyarakat berharap keterbukakaan pubik kepada semua pihak, baik dari Dinas Badan Kesbangpol Kabupaten Cirebon dan semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon harus transparan dengan anggaran dana penguburan covid-19 tersebut, agar masyarakat tidak saling curiga kemana dana tersebut di salurkan dan darimana anggaran tersebut dikeluarkan dan kami sebagai masyarakat berharap penegak hukum segera turun tangan menyelesaikan masalah dana penguburan covid-19 yang saat ini masih simpang siur kejelasannya,” pungkasnya.

(Team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed