Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Novliwanda Ade Putra secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rokan Hulu periode 2025–2029. Penyerahan berkas pendaftaran dilakukan di Sekretariat KONI Rohul pada Rabu (30/4/2025).
Usai menyerahkan berkas, Novliwanda menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses penjaringan dan berharap semua tahapan, mulai dari verifikasi hingga penetapan calon, dapat berjalan lancar, tertib, dan demokratis.
“Kami masih menunggu hingga pukul 16.00 WIB untuk melihat apakah ada calon lain yang turut mendaftar. Harapan kami, seluruh proses berlangsung tanpa dinamika yang tidak diinginkan,” ujar Novliwanda.
Dalam pernyataannya, ia juga memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankannya jika terpilih sebagai Ketua KONI. Fokus utamanya adalah pembenahan ekosistem olahraga, mulai dari pembinaan atlet, pelatih, hingga penguatan organisasi cabang olahraga (cabor), selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
“Saya ingin bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, termasuk para atlet, pelatih, dan pengurus cabor. Tujuannya adalah memajukan olahraga Rohul agar mampu bersaing di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Salah satu target ambisius yang diusung Novliwanda adalah mengantarkan Rokan Hulu masuk dalam tujuh besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2026 yang akan digelar di Dumai dan Siak. Ia menilai hal ini memerlukan persiapan matang, konsolidasi, serta program jangka pendek dan panjang yang terarah.
“Selama ini kita bertahan di peringkat 11. Itu jadi catatan penting. Saatnya kita naik level, fokus pada pembinaan cabor unggulan dan peningkatan prestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Rohul, Dr. Rudy Fadrial, S.Sos., M.Si., mengonfirmasi bahwa hingga saat ini baru satu bakal calon yang resmi mendaftarkan diri, yaitu Novliwanda Ade Putra. Tim masih menunggu hingga batas akhir pendaftaran pukul 16.00 WIB.
“Setelah penutupan, kami akan melakukan verifikasi selama dua hari. Jika ditemukan kekurangan dalam berkas, akan diberikan waktu untuk perbaikan. Soal kemungkinan calon tunggal, masih belum bisa dipastikan saat ini,” jelasnya.
Rudy didampingi Wakil Sekretaris TPP Ramses Hutagaol, S.H., M.H., dan anggota TPP Ade Hudayana saat memberikan keterangan.
Dengan dimulainya proses penjaringan ini, publik olahraga Rokan Hulu menantikan perkembangan selanjutnya. Apakah Novliwanda akan menjadi calon tunggal atau tidak, akan terjawab usai batas akhir pendaftaran. Namun yang jelas, komitmen untuk membangun olahraga daerah ke arah yang lebih maju telah mulai digaungkan.
(Drjt)











