by

Bupati Cirebon Menggelar Buka Puasa Bersama, Para Netizen Ramai-ramai Mempertanyakan Surat Larangan Dari Menteri Dalam Negeri Yang Dilanggar

Cirebon, Intelmedia.co.id

Sejumlah netizen menyoroti kegiatan buka bersama Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi dan wakilnya Hj. Wahyu Tjiptaningsih yang diduga menggelar buka puasa bersama.

Akun facebook Ali Fiqsyi Arafat dalam grup facebook Komunitas Orang Cirebon (KOCI) Memposting, Bupati dan Wakil Bupati Cirebon bandel.

“Di masa pandemi, Bupati dan wakil bupati cirebon adakan buka puasa bersama… apa ada sanksi dari Gugus Covid 19???” tulis akun Ali Fiqsyi Arafat pada postingan tangkap layar lainnya, Jumat (7/5/2021).

“Bupati Cirebon, wakil Bupati Cirebon, Camat Arjawinangun….jaraknya kurang dari 1 meter,” tulisnya lagi, disertai sejumlah foto kegiatan Bupati.

Tak ayal, postingan tersebut mendapat komentar dari netizen lainnya. Akun Yulius Dedy mengomentari; “Kacau wkwkw”. Kemudian akun facebook Nurito berkomentar: “Apa mning rakyate ya lui bandel”.

Bupati Cirebon Menggelar Buka Bersama, Para Netizen Ramai-ramai Berkomentar Pedas

Kemudian, akun facebook Ali Fiqsyi Arafat juga ikut berkomentar: “Sungguh Terlalu Bapak Imron dan istri Mantan Bupati Terpidana yang sekarang jadi wakil Bupati Cirebon,” tulisnya.

Pantauan awak media postingan tersebut telah menuai 20 komentar dan satu kali dibagikan, serta 110 like beserta emoji.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merevisi Surat Edaran (SE) tentang pelarangan buka puasa bersama. SE revisi ini bernomor 800/2794/SJ tentang pembatasan kegiatan buka puasa bersama pada bulan ramadan dan pelarangan open bouse/halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/tahun 2021.

Dalam butir SE itu disebutkan, Tito meminta kepada para kepala daerah untuk membatasi kegiatan buka puasa bersama selama ramadan.

“Diminta kepada Saudara Gubernur/Bupati/Wall kota mengambil langkah-langkah melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama tidak melebihi dari jumlah sebagai keluarga inti ditambah 5 (lima) orang selama Bulan Ramadhan 1442 H/Tahun 2021,” tulis Tito dalam SE tertanggal 4 Mei 2021 itu.

Dalam SE itu, Tito juga meminta para kepala daerah agar menginstruksikan ASN tak melakukan halal bihalal saat Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah dilarang melakukan open house/halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021,” tegas Tito.

Bupati Cirebon Menggelar Buka Bersama, Para Netizen Ramai-ramai Berkomentar Pedas

SE tersebut menyebut, pada saat surat edaran ini ditanda tangani, maka salinan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 450/2769/SJ tanggal 3 Mei 2021 tentang Pelarangan Kegiatan Buka Puasa Bersama Pada Bulan Ramadhan dan Kegiatan Open House/Halal Bihalal Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800/2784/SJ tanggal 4 Mei 2021 tentang Pelarangan Kegiatan Buka Puasa Bersama Pada Bulan Ramadhan dan Kegiatan Open House/Halal Bihalal Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Dalam SE sebelumnya berisikan permintaan kepada para jajaran kepala daerah di Indonesia supaya melarang kegiatan buka puasa bersama.

Larangan tersebut diterbitkan lantaran berkaca pada Ramadan tahun lalu, dimana pascalebaran terjadi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19.

(Team)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed