Polres Rohul Gelar Patroli Skala Besar: 25 Knalpot Brong Diamankan demi Kenyamanan Warga “Negeri Seribu Suluk”

Berita Polisi38 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Menjawab keresahan masyarakat terkait kebisingan malam hari dan potensi gangguan keamanan, Polres Rokan Hulu (Rohul) menggelar Patroli Skala Besar Cipta Kondisi yang berlangsung sejak Sabtu malam (31/1/2026) hingga Minggu dini hari (1/2/2026).

Operasi lintas fungsi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari Satlantas, Sat Samapta, dan Sat Narkoba guna memastikan situasi di Ibu Kota Pasir Pengaraian tetap aman, tertib, dan kondusif.

Patroli dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Hendri, S.H., M.H., didampingi Kasat Lantas AKP Suheri Sitorus, S.H., M.H., Kasat Samapta AKP Repelita Ginting, S.H., serta Kasat Narkoba Iptu Dendy Gusrianto, S.H., M.H.

Rute patroli menyisir titik-titik vital dan keramaian, mulai dari:

  • Jalan Lingkar & Jalan Tuanku Tambusai.

  • Jalan Diponegoro.

  • Bundaran Ratik Togak hingga Komplek Pemda Rokan Hulu.

Fokus utama patroli kali ini adalah penertiban penggunaan knalpot brong yang kerap memicu kebisingan dan mengganggu waktu istirahat warga. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 25 unit knalpot tidak standar.

Ketentuan Penertiban:

  1. Sita Permanen: Knalpot brong yang diamankan tidak akan dikembalikan dan akan segera dimusnahkan.

  2. Wajib Standar: Pemilik kendaraan diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar pabrikan di Mapolres Rohul.

  3. Pemeriksaan Keamanan: Petugas melakukan penggeledahan terhadap kelompok pemuda guna mengantisipasi senjata tajam (sajam), narkoba, dan minuman keras.

“Knalpot brong yang kami amankan akan dimusnahkan agar tidak dapat digunakan kembali. Kegiatan ini akan terus kami tingkatkan untuk menciptakan keselamatan berlalu lintas di wilayah Rokan Hulu,” tegas AKP Suheri Sitorus.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H. (melalui Kasat Lantas), menyampaikan bahwa meskipun tindakan tegas diambil terhadap pelanggaran lalu lintas, personel tetap mengedepankan sikap persuasif dan edukatif saat berdialog dengan para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

“Kami ingin memastikan warga Rohul bisa beristirahat dengan tenang tanpa gangguan kebisingan maupun aksi kriminalitas seperti balap liar dan tawuran. Patroli ini adalah bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Hingga pukul 03.30 WIB, situasi di Kota Pasir Pengaraian terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya barang berbahaya maupun insiden menonjol, memastikan visi “Negeri Seribu Suluk” yang damai tetap terjaga.

(Drjt)

Tinggalkan Balasan