Berantas Narkoba, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Tes Urine Mendadak di Lapas Pasir Pengaraian

Berita Polisi27 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Mendukung penuh 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Kantor Wilayah Ditjenpas Riau melaksanakan inspeksi mendadak berupa tes urine di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian, Rabu malam (28/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna memastikan lingkungan pemasyarakatan bersih dari peredaran gelap narkoba serta praktik penipuan dalam bentuk apa pun.

Pelaksanaan tes urine dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Riau, Nimrot Sihotang, dengan didampingi Kepala Tim Kepatuhan Internal, Sukur.

Sebanyak 20 sampel urine diambil secara acak, terdiri dari:

  • 10 Orang Petugas/Pegawai: Untuk memastikan integritas internal tetap terjaga.

  • 10 Orang Warga Binaan: Sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba di dalam blok hunian.

Berdasarkan hasil uji cepat di lapangan, seluruh sampel menunjukkan hasil Negatif. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari jajaran Lapas Pasir Pengaraian dalam menjaga sterilitas area dari zat terlarang.

“Pelaksanaan tes urine ini adalah agenda rutin sekaligus komitmen kami dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba (Zero Halinar). Kami ingin memastikan kepatuhan internal berjalan maksimal,” tegas Nimrot Sihotang.

Jalannya kegiatan dipantau langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, bersama Kalapas Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba. Koordinasi di lapangan dipimpin oleh Ka. KPLP, Veazanol Kosuma, guna menjamin prosedur berjalan sesuai standar operasional (SOP).

Ka. KPLP Pasir Pengaraian, Veazanol Kosuma, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelanggaran disiplin.

“Kami siap mendukung penuh instruksi Dirjenpas dan Kemenimipas untuk memberantas peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di Lapas,” ujarnya.

Langkah preventif ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pembinaan di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali.

(Drjt)

Tinggalkan Balasan