Jakarta, intelmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyatakan kesiapan penuh dalam menyelaraskan visi nasional menuju Indonesia Emas. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program Prioritas Presiden di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didampingi Kepala Bappeda Drs. Yusmar, M.Si dan Kepala Kesbangpol Suharman, NST, Bupati Anton menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pembangunan di “Negeri Seribu Suluk” dengan visi Asta Cita dan 17 Program Prioritas Presiden periode 2025-2029.
Rakornas dibuka oleh Dirjen Politik dan PUM Kemendagri, Akmal Malik, yang menekankan bahwa kemandirian bangsa dimulai dari tindakan nyata di daerah. Salah satu pesan mendalam yang disampaikan adalah mengenai pembangunan karakter (character building) melalui sektor pangan.
Akmal Malik memberikan simulasi filosofis: jika 80 juta siswa di Indonesia menanam satu batang cabai, maka kedaulatan pangan akan terjaga sekaligus membentuk kedisiplinan generasi muda.
“Jangan bermimpi besar jika menanam satu batang cabai saja tidak bisa. Fokuslah pada satu titik, jadikan gerakan menanam sebagai instrumen cinta tanah air dan tanggung jawab bagi anak muda kita,” tegas Akmal Malik di hadapan para kepala daerah.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Anton menyatakan bahwa poin-poin prioritas yang dipaparkan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat Rokan Hulu saat ini.
“Instruksi pusat akan segera kami bahas secara teknis. Fokus kami adalah memastikan program nasional ini benar-benar dirasakan manfaatnya, mulai dari swasembada pangan, jaminan kesehatan BPJS, hingga memastikan pupuk tersedia bagi petani kita,” ujar Bupati Anton.
Bupati juga menyambut baik ide “Gerakan Menanam” di sekolah-sekolah sebagai upaya membangun produktivitas anak muda sejak dini di Rokan Hulu.
Dalam RPJMN 2025-2029, terdapat beberapa sektor krusial yang akan diperkuat di Rokan Hulu, antara lain:
-
Kemandirian Sektor Riil: Swasembada pangan, energi, air, serta jaminan pupuk dan benih bagi petani.
-
Kesejahteraan Sosial: Pemberantasan kemiskinan, peningkatan BPJS Kesehatan, dan ketersediaan obat.
-
Hukum & Birokrasi: Pencegahan korupsi, pemberantasan narkoba, dan reformasi birokrasi.
-
Ekonomi Masyarakat: Pemerataan ekonomi melalui penguatan UMKM dan hilirisasi SDA.
-
SDM & Budaya: Penguatan pendidikan, sains, teknologi, serta pelestarian budaya dan prestasi olahraga.
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum bagi Kabupaten Rokan Hulu untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keadilan ekonomi dan kemandirian bangsa yang dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok desa.
(Drjt)











