Garut, intelmedia.co.id – Seorang Tokoh Masyarakat Kabupaten Garut asal Kampung Sumur Desa Sukasono Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut H. Asep Dedi yang Juga Beliau sebagai Dewan Pengawas dalam organisasi DPP HIPWI (Dewan Pimpinan Pusat Holitik Insan Penulis dan Wartawan Indonesia), beliau berpesan kepada semua pencinta pencak silat di seluruh Indonesia agar mendukung Pelantikan Pengurus Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) Provinsi Jawa Barat, Acara yang diprediksi menjadi tonggak sejarah baru bagi bela diri tradisional ini akan dihelat pada Sabtu 09 Mei 2026 bertempat di Hotel Cemerlang Bandung.
H. Asep Dedi menegaskan bahwa visi utama KPSTI Jabar adalah menjaga kemurnian warisan leluhur tanpa harus tertinggal oleh zaman. “Kita tidak boleh kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi. Mari kita rawat tradisi dalam perspektif globalisasi agar Pencak Silat tetap gagah dan relevan di panggung internasional,” tegas H. Asep Dedi.
Pelantikan ini akan mengukuhkan barisan pemimpin yang berkomitmen penuh pada pelestarian budaya, di antaranya:
- Drs.. H. M. Teten Abdulatif, M.Ag. (Ketua Umum Pengurus Provinsi KPSTI Jawa Barat)
- H. Mahfuz Abdurrahman, S.Sos. (Ketua Umum Pengurus KPSTI Pusat)
- H.M. Bahrul Hidayat, SH, MH. (Ketua Harian Pengurus Provinsi KPSTI Jawa Barat)
Pihak KPSTI Jawa Barat membuktikan bahwa silat tradisi adalah warisan yang dinamis dengan menghadirkan agenda kegiatan:
- Pagelaran Pencak Silat Tradisi: Unjuk kebolehan para pesilat terbaik tanah Pasundan.
- Ngadu Bako: Ruang dialog strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar-perguruan.
- Launching Film “ARINI – Pewaris Tradisi Ilmu Silat Kipas”: Terobosan kreatif sebagai sarana edukasi budaya melalui media modern.
- Persiapan Festival “Sangkuriang 2”: Pematangan langkah menuju festival silat tradisi berskala besar.
Ketua Harian Pengurus Provinsi KPSTI Jawa Barat H.M. Bahrul Hidayat, SH.MH. Beliau berpesan bahwasanya dengan kegiatan pelantikan ini semoga kedepannya KPSTI makin maju, sukses dan solid dan Mari kita sukseskan bersama kegiatan pelantikan ini agar momentum pembuktian bahwa silat bukan sekadar bela diri, melainkan martabat bangsa yang harus kita jaga bersama-sama oleh seluruh pencinta pencak silat dan semua rakyat Indonesia,” pungkasnya. (Mar)










