Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian melakukan langkah strategis dengan memperkuat sinergi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau. Kunjungan koordinasi ini difokuskan pada optimalisasi penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan, Sabtu (04/04/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap warga binaan tetap mendapatkan hak akses pendidikan dasar hingga menengah melalui program Paket A, B, dan C selama menjalani masa pidana.
Kunjungan koordinasi tersebut dipimpin oleh Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, didampingi Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Ega Saputra. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas mendalam mengenai aspek teknis, mulai dari penyesuaian kurikulum nasional, mekanisme pembelajaran di dalam lapas, hingga sistem evaluasi hasil belajar bagi warga binaan.
Kasi Binadik dan Giatja menekankan bahwa pendidikan adalah instrumen vital dalam proses pembentukan karakter dan bekal kemandirian narapidana.
“Kami berkomitmen penuh untuk memberikan hak pendidikan secara inklusif. Melalui kerja sama dengan PKBM Pelita Riau, kami ingin program Paket A, B, dan C berjalan lebih terukur dan berkualitas. Ini adalah bekal utama mereka untuk memulai lembaran baru setelah bebas nanti,” ujar Sunu Istiqomah Danu.
Program ini merupakan pengejawantahan nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-11 yang mengamanatkan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia.
Pendidikan formal di dalam Lapas bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan jembatan reintegrasi sosial agar warga binaan memiliki daya saing dan ijazah resmi yang diakui negara saat kembali ke tengah masyarakat.
Melalui penguatan kemitraan ini, Lapas Pasir Pengaraian berharap dapat mencetak lulusan pendidikan kesetaraan yang kompeten. Fokus pembinaan kini tidak hanya pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi mereka yang sedang membina diri.
Sinergi berkelanjutan dengan PKBM Pelita Riau diharapkan menjadi percontohan model pendidikan pemasyarakatan yang adaptif dan memberikan dampak sosial yang positif dalam jangka panjang.
(Drjt)












