Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) memperkuat kontribusinya dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Langkah ini dibuktikan melalui pemantauan intensif terhadap budidaya jagung pipil hibrida eksisting serta perluasan area tanam baru di wilayah hukum Rokan Hulu, Senin (18/05/2026).
Agenda peninjauan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Rokan Hulu, Kompol Sordaman Sinaga, dengan melibatkan jajaran personel teknis Bag SDM.
Tim pertama-tama melakukan pengecekan berkala pada kluster ketahanan pangan yang terletak di area belakang Mapolres Rokan Hulu. Di lokasi ini, komoditas jagung pipil jenis hibrida tercatat telah memasuki usia tanam 62 hari sejak pertama kali disemai pada 16 Maret lalu.
“Dari hasil pengukuran fisik dan pemantauan vegetatif di lapangan, tanaman jagung menunjukkan indikator pertumbuhan yang sangat positif dengan tinggi rata-rata mencapai 1,5 meter. Kami optimis fase generatif hingga masa panen nanti akan menghasilkan produktivitas yang maksimal,” ujar Kompol Sordaman Sinaga.
Selain mengawal lahan eksisting, Kabag SDM bersama tim bergerak meninjau kesiapan lahan perluasan seluas 6 hektare yang berlokasi strategis di kawasan Kilometer 7 Pasir Pengaraian, tepatnya di depan Gereja Katolik Pasir Pengaraian.
Lahan sekunder ini dipersiapkan matang sebagai area tanam tahap berikutnya. Sesuai rencana, seremoni penanaman jagung di lahan 6 hektare tersebut akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakapolda Riau bersama Karo SDM Polda Riau dalam waktu dekat.
Program agraris ini merupakan bentuk pengejawantahan dari instruksi pusat agar Polri aktif mengoptimalkan lahan tidur menjadi kawasan produktif demi menopang stabilitas pangan daerah.
Melalui langkah nyata ini, Polres Rokan Hulu tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), melainkan juga hadir sebagai motor penggerak kesejahteraan sosial. Sinergi ini diharapkan mampu mempererat kedekatan emosional serta membangun sentimen positif masyarakat terhadap profesionalisme institusi Polri di daerah.
(Drjt)










