Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Serikat pekerja PUK NIBA Karya Bersama bersama warga Dusun Sigatal yang terdampak aktivitas perusahaan menggelar aksi damai di depan kantor PT Rambah Sawit Mandiri, pada Senin (20/5/2025).
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap berbagai permasalahan ketenagakerjaan dan dugaan ketidakadilan sosial yang dinilai dilakukan oleh pihak perusahaan.
Puluhan peserta aksi membawa spanduk dan menyuarakan aspirasi mereka secara tertib. Mereka berharap kehadiran manajemen PT Rambah Sawit Mandiri untuk berdialog secara langsung dan terbuka. Namun, hingga aksi selesai digelar, tidak satu pun perwakilan manajemen yang muncul untuk memberikan tanggapan.
Ketua PUK NIBA Karya Bersama, Ade Hudayana, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan atas sikap perusahaan yang dinilai mengabaikan suara pekerja dan warga setempat.
“Kami datang dengan damai, membawa suara para pekerja dan masyarakat yang terdampak. Tapi sangat disayangkan, tidak ada satu pun pihak manajemen yang hadir untuk berdialog,” ujarnya.
Warga Dusun Sigatal yang ikut hadir dalam aksi turut menyampaikan kekecewaan terhadap sikap tertutup perusahaan, terutama dalam menyikapi berbagai dampak sosial dan lingkungan yang timbul akibat aktivitas operasional PT Rambah Sawit Mandiri.
Para peserta aksi menegaskan komitmen mereka untuk terus memperjuangkan hak-hak normatif dan keadilan sosial, serta mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini secara adil.
Aksi damai ini berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan setempat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
(Drjt)












