Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Rokan Hulu tampil berbeda. Tidak hanya berlangsung dengan suasana kondusif, agenda tahun ini diwarnai dengan aksi nyata kepedulian lingkungan melalui inisiasi Green Policing oleh Polres Rokan Hulu pada Jumat (01/05/2026).
Kegiatan yang digerakkan oleh F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Rokan Hulu ini dipusatkan di kawasan Jalan Lingkar depan Gedung Daerah, dengan partisipasi aktif sekitar 500 peserta dari berbagai sektor pekerja.
Polres Rokan Hulu memberikan pengawalan penuh dengan menyiagakan 118 personel di bawah pimpinan Kabag Ops Kompol Ikhwan Widarmono. Rangkaian acara dimulai dengan sentuhan religius melalui salat Jumat berjamaah di Masjid Islamic Center Rokan Hulu, yang dilanjutkan dengan agenda makan siang bersama unsur Forkopimda dan pengurus serikat pekerja guna mempererat silaturahmi.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian alam, agenda Green Policing diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di area sekitar Masjid Islamic Center. Aksi simbolis ini melibatkan perwakilan Pemerintah Daerah, kepolisian, serta pimpinan serikat pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Ikhwan Widarmono secara resmi menyerahkan bibit pohon kepada pengurus DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Rokan Hulu. Penyerahan ini menjadi simbol sinergi baru antara aparat penegak hukum dan kaum buruh dalam mendukung program penghijauan nasional.
Puncak peringatan May Day di depan Gedung Daerah juga diisi dengan agenda sosial, antara lain:
-
Pelantikan Satgas F.SPTI-K.SPSI: Penguatan struktur organisasi serikat pekerja.
-
Aksi Sosial: Penyerahan santunan bagi anak yatim dan bantuan bagi anggota serikat yang tertimpa musibah.
Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Rohul, M. Sahril Topan, menegaskan bahwa buruh adalah pilar utama pembangunan daerah yang memerlukan perhatian berkelanjutan terkait hak-hak ketenagakerjaan. Senada dengan hal itu, Bupati Rokan Hulu melalui Staf Ahli, Margono, mengajak seluruh pihak untuk terus mengedepankan dialog konstruktif demi menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 16.45 WIB, situasi di lapangan dilaporkan aman dan tertib. Kesuksesan agenda ini mencerminkan matangnya koordinasi antara pekerja, pemerintah, dan kepolisian dalam menciptakan momentum May Day yang produktif, damai, dan bermanfaat bagi lingkungan.
(Drjt)










