Eks Bupati Indramayu Hj. Anna Shofanah Kunjungi Rumah Kursus Pelatihan Perempuan Di Manggungan

Kabar Daerah733 Dilihat

Indramayu, intelmedia.co.id – Mantan Bupati Indramayu Hj. Anna Shofanah, SH., (Periode 2010-3018) kunjungi tempat Kursus pelatihan Perempuan (KPP) di Blok Manggungan Desa Haurgeulis Kec. Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Rabu (17/05/23).

Mantan bupati perempuan pertama di Indramayu ini mengajak perusahaan membangun kemitraan dengan inisiatif sosial dan lingkungan.

“Pihak swasta khususnya perusahaan yang berada dalam wilayah Kabupaten Indramayu harus turut serta membangun kemitraan yang inklusif dan selaras dengan prinsip-prinsip sustainable development goal’s (SDG’S) dengan menghadirkan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. Salah satunya melalui pelatihan peningkatan kewirausahaan dan manajemen koperasi Perempuan,” ungkap Anna.

Artinya lanjut Anna perusahaan harus memiliki komitmen dan harus terus berupaya menghadirkan dampak positif keberadaannya bagi masyarakat dan lingkungan baik di sekitar wilayah operasional maupun didaerah lainnya.

“Salah satunya melalui pembangunan kemitraan dengan melakukan transisi kearah bisnis yang berkelanjutan,” ujar Anna.

Beliau sangat mengapresiasi atas terbangunnya kursus pelatihan Perempuan di Desa Sukajati Haurgeulis ini.

Namun perlu diingat kata Anna, bahwa esensi kemitraan usaha dalam ekonomi itu sebenarnya terletak pada kontribusi dan manfaat bersama, baik tenaga kerja maupun benda yang keduanya semata-mata guna mencapai tujuan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kursus Pelatihan Perempuan (KPP), DR. Dra. Hj . Siti Ubaidah mengatakan, pelatihan Perempuan ini agar dapat memberikan dukungan kepada perusahaan begitu juga sebaliknya.

“Tetap menjalankan prinsip-prinsip kemitraan yang saling membutuhkan, saling memperkuat dan saling menguntungkan,” sambungnya.

Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif, pengembangan sumber daya manusia masyarakat menjadi salah satu prioritas yang secara konsisten terus dilakukan oleh pemerintah. Karena sektor ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

“Kami sangat fokus dan konsisten serta akan terus melakukan upaya menumbuh kembangkan Kursus Pelatihan Perempuan dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat. Sehingga memiliki dedikasi, kompeten, disiplin, ulet, cerdas dan handal serta siap kerja dalam mengelola serta mengembangkan profesi yang ada didalam pelatihan Perempuan,” tegas Siti Ubaidah.

Oleh karena itu melalui Kursus pelatihan Perempuan mengajak untuk dijadikan sebagai wahana bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang diharapkan dapat mentransfer pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja produktif serta dapat menumbuhkan jiwa wirausaha yang merupakan modal dasar dalam menjalankan dan pengembangan usaha.

“Kami berharap pelatihan ini dapat dimanfaatkan sehingga bisa menjadi lebih handal dan berkompeten guna membangun perekonomian menuju kehidupan masyarakat yang makin sejahtera dan berdikari melalui keberadaan Pelatihan Perempuan yang sehat, tangguh dan mandiri,” harap Siti Ubaidah.

(Rif)