Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam merawat khazanah spiritual dan nilai-nilai religius lokal, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri peringatan Haul Ke-66 Allahyarham Syekh Haji Muhammad Noer Rokan. Agenda relijius yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Madrasah Suluk Serambi Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Rokan Hulu, Kamis (09/07/2026).
Jalannya peringatan haul tokoh sufi tersebut turut dihadiri oleh Camat Rambah Hilir Mahadi, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu Rio Maryadi, S.T., serta keterwakilan pimpinan tarekat, alim ulama, tokoh adat, dan jamaah suluk dari berbagai penjuru wilayah.
Dalam sirkulasi sambutan kedinasannya, Wakil Bupati Syafaruddin Poti menegaskan bahwa peringatan haul ini memiliki esensi hulu yang lebih dalam dari sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini bertindak sebagai variabel reflektif atas warisan keilmuan, amal jariah, dan rekam jejak perjuangan dakwah sang ulama besar yang dampaknya masih eksis dirasakan lintas generasi.
“Syekh Haji Muhammad Noer Rokan merupakan representasi ulama mursyid yang memiliki pengaruh spritual makro. Jaringan murid beliau tersebar luas di berbagai penjuru negeri melalui transmisi tarekat dan syiar Islam yang kokoh. Beliau konsisten meletakkan fondasi akhlakual karimah dan bimbingan spiritual di tengah peradaban masyarakat Melayu, khususnya di Bumi Rokan Hulu,” urai Wakil Bupati secara lugas.
Wabup menambahkan bahwa variabel keikhlasan, simplisitas (kesederhanaan) hidup, keteguhan menuntut ilmu, serta kepekaan sosial yang melekat pada personal almarhum wajib ditransformasikan sebagai indikator teladan bagi jajaran pemangku kebijakan dan pemimpin di era modern saat ini.
Manajemen Pemkab Rokan Hulu memberikan apresiasi makro dan ungkapan terima kasih kepada pihak keluarga besar almarhum, para khalifah, serta kepanitiaan teknis yang konsisten merawat tradisi haul ini agar tidak tergerus oleh disrupsi zaman. Otoritas daerah menginstruksikan generasi muda untuk memanfaatkan momentum ini guna memperkuat tali ukhuwah islamiyah dan kepedulian horizontal antarsesama.
Sebagai wujud nyata dukungan regulatif pemerintah terhadap eksistensi pusat pendidikan spiritual, dalam sirkulasi acara tersebut diserahkan bantuan stimulan anggaran senilai Rp15.000.000 yang dialokasikan khusus untuk operasional Madrasah Suluk Serambi Muara Musu.
Langkah intervensi ini linear dengan komitmen Pemkab Rokan Hulu untuk terus memfasilitasi dan mengawal kelangsungan kegiatan keagamaan guna mempertahankan identitas kultural Rokan Hulu sebagai “Negeri Seribu Suluk”.
(Drjt)











