Cirebon, intelmedia.co.id – Menjadi instrumen pendekatan humanis (soft approach) dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat sipil, Polresta Cirebon menggelar Festival dan Lomba Burung Berkicau Piala Kapolresta Cirebon Cup 2026. Agenda masif dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara Ke-80 ini dipusatkan di Taman Parkir Sumber, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (05/07/2026).
Pergelaran kompetisi berskala regional tersebut berlangsung tertib mulai pukul 09.00 WIB hingga berakhir pukul 18.30 WIB. Dalam menyelenggarakan agenda ini, jajaran kepolisian menggandeng organisasi profesi pers, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya.
Jalannya festival dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang dalam hal ini diwakili secara resmi oleh Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H.
Wakapolresta memaparkan bahwa manajemen Polres mendukung penuh pelestarian satwa melalui penyaluran hobi positif komunitas Kicau Mania. Esensi hulu dari kompetisi ini diformulasikan sebagai stimulus hiburan publik sekaligus jembatan komunikasi horizontal untuk mengikis jarak antara Polri dan warga.
“Melalui momentum transisi usia emas Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami memohon doa restu serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Dukungan horizontal ini sangat krusial agar korps baju cokelat dapat senantiasa optimal, lancar, dan akuntabel dalam menjalankan tugas proteksi hukum, melayani warga, serta konsisten memelihara stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Cirebon agar tetap kondusif,” urai AKBP Eko Munarianto secara lugas.
Panitia teknis membagi sirkulasi perlombaan ke dalam dua kluster kategori besar guna mengakomodasi tingginya antusiasme peserta:
-
Kluster Kelas Pembuka: Memperlombakan ragam jenis burung eksotis seperti Branjangan Campuran, Sogon Fullmet, dan Branjangan Parva. Kategori ini memainkan tajuk Kelas BWC, HRY, FBI, PJKS, PSI Cirebon, Balpot, hingga RTS.
-
Kluster Kelas Utama: Menghadirkan tensi persaingan ketat untuk jenis burung Murai Muda, Cucak Hijau, Branjangan Java, Murai Batu, Kacer, dan Branjangan Parva. Nama kelas diambil dari jajaran nomenklatur internal kepolisian, mulai dari Kelas Kapolresta, Wakapolresta, Ranggajati, IJTI, Pataraksa, hingga kelas jajaran Kasat, Kabag Ops, Kabag Ren, dan Kabag SDM.
Berdasarkan pakem penilaian objektif tim juri di lapangan, panitia mengumumkan tiga jawara utama pada kategori paling bergengsi:
-
Juara I Kelas Kapolresta (Murai Batu – Gantangan 28): Burung bernama Maharesi milik Said (asal Watubelah, Sumber, Cirebon).
-
Juara I Kelas Wakapolresta (Murai Batu – Gantangan 29): Burung bernama Kumbayana milik Amin (asal Kabupaten Indramayu).
-
Juara I Kelas IJTI (Branjangan – Gantangan 15): Burung bernama Vincent milik Vincent (asal DKI Jakarta).
Sebagai representasi apresiasi atas tegaknya indikator sportivitas ratusan peserta, manajemen Polresta Cirebon bersama IJTI mendistribusikan banjiran stimulan hadiah di akhir acara. Paket reward mencakup unit sepeda motor, trofi eksklusif, piagam penghargaan kedinasan, uang pembinaan, hingga beragam unit hadiah hiburan (doorprize).
(Fjr)










