Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Sebanyak 377 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Rokan Hulu mengikuti praktik manasik haji tingkat kabupaten yang dipusatkan di Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Pasir Pengaraian, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan krusial untuk mematangkan kesiapan fisik dan mental jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Praktik manasik ini merupakan kelanjutan dari rangkaian bimbingan teori yang telah diberikan sebelumnya, dengan tujuan agar para jemaah memiliki kemandirian dalam melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji secara sempurna.
Dalam kegiatan ini, para jemaah dipandu oleh instruktur dan pembimbing dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu. Menggunakan replika Ka’bah dan fasilitas yang ada di kompleks Masjid Agung, para jemaah melakukan simulasi rangkaian ibadah, meliputi:
-
Tata cara mengenakan kain Ihram yang benar.
-
Praktik Tawaf (mengelilingi Ka’bah) dan Sa’i (lari-lari kecil antara Shafa dan Marwah).
-
Prosesi Wukuf di Arafah hingga melontar Jumrah.
Mengingat komposisi jemaah yang bervariasi, panitia penyelenggara memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia). Selain bimbingan ibadah, tim medis dari Dinas Kesehatan setempat juga turut disiagakan untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan kesehatan selama berada di Arab Saudi, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu menekankan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai manasik akan sangat membantu jemaah agar tidak mengalami kebingungan saat pelaksanaan ibadah yang sebenarnya.
“Manasik ini adalah kunci kemandirian. Kami ingin seluruh jemaah, khususnya yang baru pertama kali berangkat, benar-benar memahami alur ibadah sehingga nantinya mereka dapat beribadah dengan tenang, tertib, dan meraih predikat haji yang mabrur,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Selain aspek ibadah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Kemenag terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan administrasi, termasuk penyelesaian paspor dan visa. Sesuai jadwal, 377 JCH Rokan Hulu ini akan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) yang segera diumumkan secara resmi melalui jalur koordinasi dengan Kanwil Kemenag Riau.
Dengan terlaksananya praktik manasik ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji “Negeri Seribu Suluk” memiliki kepercayaan diri dan kesiapan yang optimal untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
(Drjt)











