Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Tahun 2026 di Aula Lantai III Kantor Bupati, Kamis (02/04/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi komoditas beras dan minyak goreng berjalan tepat sasaran di tengah kenaikan signifikan jumlah penerima manfaat.
Rapat dipimpin oleh Asisten I Setda Rokan Hulu, H. Syofwan, didampingi Kepala DKPP Zulfikar, S.P., Kepala Diskominfo Suharman Nasution, S.Pi., M.Si., Kadis Sosial P3A April Liyadi, S.E., M.Si., serta dihadiri Pimpinan Bulog Cabang Kampar Dani Permana, perwakilan Polres, dan seluruh Camat se-Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam laporannya, H. Syofwan memaparkan adanya lonjakan drastis jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Rokan Hulu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) Kementerian Sosial.
Perbandingan data penyaluran menunjukkan tren kenaikan sebagai berikut:
-
Tahun 2025: 27.158 penerima dengan total bantuan 543.160 kg.
-
Tahun 2026: 51.184 penerima dengan total bantuan 1.023.680 kg.
Terdapat penambahan sebanyak 24.026 penerima atau melonjak sekitar 88,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas jaring pengaman sosial di Bumi Seribu Suluk.
Mengingat besarnya kuota bantuan tahun ini, Asisten I menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, untuk proaktif dalam melakukan validasi data di lapangan.
“Data penerima harus sesuai dengan kondisi riil. Saya meminta para Camat memberikan perhatian ekstra pada distribusi undangan agar terfilter berdasarkan Nama dan NIK. Hal ini krusial untuk menghindari selisih data dan memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak,” tegas H. Syofwan.
Pemkab Rohul juga menetapkan prosedur ketat jika ditemukan kekosongan penerima (penerima meninggal dunia atau pindah domisili). Pihak desa diminta mengutamakan penerima pengganti yang telah terdaftar dalam data cadangan yang ditetapkan Bappenas.
“Informasi harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Kita harus menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi teknis agar program strategis nasional ini sukses menjaga ketahanan pangan di daerah kita,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara Pemkab Rohul, Bulog, dan jajaran kepolisian, diharapkan penyaluran bantuan pangan tahun 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu.
(Drjt)












