Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Pasca pelantikan pejabat baru di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian, Andi Rahman selaku Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) langsung mengambil langkah cepat. Bertempat di Aula Lapas, Andi menggelar pengarahan perdana guna memperkuat fondasi kerja jajarannya, Rabu (22/04/2026).
Pertemuan strategis ini diikuti oleh seluruh petugas lintas subseksi, mulai dari bidang Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kegiatan Kerja, hingga bidang Perawatan yang mengelola layanan klinik dan dapur.
Dalam arahannya, Andi Rahman menekankan bahwa penguatan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) merupakan harga mati dalam menjaga integritas pemasyarakatan. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk tidak terjebak dalam rutinitas, melainkan terus melakukan evaluasi mandiri terhadap kualitas pelayanan.
“Hal-hal yang sudah berjalan dengan baik harus kita pertahankan dan tingkatkan kualitasnya. Namun, kita tidak boleh menutup mata terhadap kendala yang ada. Mari kita pecahkan setiap kekurangan melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif secara berjenjang,” tegas Andi Rahman.
Fokus utama dalam kepemimpinannya ke depan adalah menyelaraskan sinergi antar subseksi guna mendukung program pembinaan warga binaan yang lebih produktif. Andi berharap setiap lini, baik di bagian registrasi maupun dapur dan klinik, mampu bekerja secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan yang berorientasi pada hasil.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam pengarahan tersebut antara lain:
-
Sinergi Lintas Lini: Memastikan data registrasi selaras dengan program pembinaan kemandirian.
-
Standar Perawatan: Menjamin kualitas layanan kesehatan di klinik dan higienitas dapur sesuai standar nasional.
-
Produktivitas Giatja: Mendorong kegiatan kerja yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi warga binaan.
Pengarahan ini menjadi langkah awal Andi Rahman dalam membangun koordinasi yang solid di bawah kendalinya. Dengan kepemimpinan yang baru, jajaran Binadik dan Giatja diharapkan mampu berkontribusi lebih optimal dalam mewujudkan Lapas Pasir Pengaraian sebagai institusi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan transparan.
Langkah konsolidasi internal ini direspon positif oleh para petugas sebagai momentum untuk menyegarkan semangat kerja dalam mendukung transformasi birokrasi pemasyarakatan di wilayah Riau.
(Drjt)



