Kuningan, intelmedia.co.id – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus membuktikan konsistensinya dalam mengawal program Swasembada Pangan Nasional hingga ke tingkat tapak. Personel Satlantas kembali melepas atribut formal untuk turun langsung ke area persawahan, memberikan pendampingan taktis bagi Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026).
Aksi padat karya ini difokuskan pada sirkulasi pemupukan makro secara berkala serta monitoring komprehensif terhadap grafik pertumbuhan vegetatif komoditas jagung.
Langkah jemput bola ke lahan agraris warga ini didesain sebagai bentuk pengawasan melekat (monitoring) guna memastikan tanaman jagung mendapatkan asupan nutrisi secara presisi. Dengan membaur bersama para petani lokal, personel korps sabuk putih ikut menyusuri bedengan lahan untuk memastikan proses pemeliharaan sekunder berjalan tanpa kendala teknis.
Kapolres Kuningan, melalui perwakilan Satlantas, menegaskan bahwa keterlibatan aktif kepolisian di sektor ketahanan pangan ini merupakan komitmen jangka panjang yang mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability), bukan sebatas aksi seremonial di awal masa tanam.
“Kami berkomitmen memberikan pengawalan total dari hulu hingga hilir. Intervensi pemeliharaan yang intensif ini sangat krusial untuk memitigasi risiko kegagalan fase tumbuh sejak dini. Kami ingin memastikan sektor pertanian di wilayah hukum Polres Kuningan, khususnya komoditas jagung di Desa Cibulan ini, dapat berkembang secara maksimal demi mencapai target tonase panen yang optimal,” urai perwakilan Satlantas Polres Kuningan di sela-sela aktivitas lapangan.
Selain berfokus pada pemenuhan target swasembada pangan, aksi turun ke sawah ini menjadi instrumen efektif dalam mempererat kemitraan organik (community policing) antara aparat penegak hukum dan masyarakat produktif di pedesaan. Kehadiran fisik petugas di tengah terik matahari diakui memberikan suntikan motivasi moral sekaligus memangkas beban kerja harian para petani.
Melalui skema pendampingan yang terintegrasi dan berkelanjutan ini, Polres Kuningan optimistis dapat mendorong produktivitas hasil bumi secara signifikan. Hulu akhirnya, program ini diproyeksikan mampu mendongkrak roda ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga stabilitas pasokan logistik pangan di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan secara jangka panjang.
(Fjr)










