Rohul, Intelmedia.co.id – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (MUSORKABLUB) Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2026 resmi menetapkan, Rusdi Hidayatullah, S. K. M, sebagai Ketua KONI Rohul periode 2026–2029. Musorkablub bertema “Kolaborasi untuk prestasi, integritas untuk juara” berlangsung di pendopo rumah dinas bupati Rohul pada senin (10/08/2026).
Acara pembukaan dihadiri Pj Sekda Rokan Hulu Drs. H. Yusmar, M.Si serta unsur Forkopimda, Kabid IKP Diskominfo Rudy Fadrial, serta para Ketua Cabang Olahraga dan pengurus KONI se-Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Sekda Yusmar menyambut baik penyelenggaraan Musorkablub sebagai langkah strategis untuk meregenerasi kepemimpinan KONI serta memperkuat arah kebijakan pembinaan olahraga di daerah.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh serta membentuk kepengurusan yang solid dan berintegritas dalam memajukan olahraga di Rokan Hulu,” ujar yusmar.
Sementara itu, Ketua Panitia Musorkablub Ade irawan hudayana menyampaikan bahwa ada Dua calon yang mendaftar dan memenuhi syarat administrasi sesuai ketentuan AD/ART KONI, yakni Rusdi hidayatullah dan H. Edi Saputra. Namun H. Edi Saputra mengundurkan diri sebelum terlaksananya Musorkablub, Dengan demikian, Rusdi hidayatullah secara resmi ditetapkan sebagai Ketua KONI Rohul periode 2026–2029.
Penetapan Rusdi hidayatullah disambut antusias oleh berbagai kalangan, termasuk para pelaku dan pengurus cabang olahraga yang menaruh harapan besar pada kemajuan prestasi olahraga di Rohul.
Dalam pidatonya usai terpilih, Rusdi hidayatullah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk membawa perubahan positif dan meningkatkan prestasi para atlet Rohul baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Ini adalah amanah besar. Saya akan bekerja sama dan sama bekerja dengan seluruh pengurus dan insan olahraga untuk membangun prestasi olahraga Rohul yang lebih baik,” ucapnya.
Kalau ingin organisasi ini besar, maka pengurus harus bertekad menghidupkan organisasi, bukan mencari hidup di organisasi. Ini prinsip yang sederhana, tetapi sangat penting untuk menjaga marwah dan kekompakan organisasi,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan bahwa membangun prestasi olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan pengorbanan, komitmen, kerja sama, serta komunikasi yang baik antara KONI, cabang olahraga, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan. Rusdi juga mengajak seluruh insan olahraga untuk mengembalikan kejayaan sejumlah cabang olahraga yang pernah menjadi kebanggaan.
“Kita pernah memiliki banyak cabang olahraga yang berjaya. Saya yakin dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang baik, kejayaan itu bisa kita bangkitkan kembali,” tutupnya.










