Alokasikan Rp200 Juta, BAZNAS Rokan Hulu Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 320 Anak

Kabar Daerah15 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali meluncurkan program jaring pengaman sosial keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat akar rumput. Menggandeng Dinas Kesehatan setempat, BAZNAS Rohul menggelar khitanan massal gratis tahun anggaran 2026 dengan target sasaran 320 anak dari keluarga kurang mampu (mustahik) di berbagai wilayah kecamatan, dengan total serapan anggaran mencapai Rp200.000.000.

Sirkulasi pelaksanaan tahap pertama secara serentak dipusatkan di fasilitas medis Puskesmas Kecamatan Rambah dan Kecamatan Bangun Purba, Kamis (18/06/2026). Langkah intervensi ini didesain untuk mereduksi beban ekonomi finansial keluarga prasejahtera sekaligus mengawal implementasi syariat Islam bagi generasi muda di “Negeri Seribu Suluk”.

Ketua BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, H. Baihaqi Adhdhuha, memaparkan bahwa program khitanan massal ini merupakan agenda berbasis kemanusiaan yang dieksekusi secara terukur. Pada hari pertama di Kecamatan Rambah, BAZNAS mengakomodasi pembiayaan penuh bagi 50 anak, sementara Dinas Kesehatan memberikan subsidi pelayanan medis tambahan bagi 40 anak, sehingga total kluster pertama mencapai 90 anak.

Selanjutnya, BAZNAS Rohul telah menyusun cetak biru (blueprint) distribusi kuota peserta di sejumlah wilayah kecamatan pinggiran secara berkala, meliputi:

  • Kecamatan Rambah Hilir, Rambah Samo, Ujung Batu, Tandun, Kepenuhan, dan Tambusai Utara: Masing-masing dijatah sebanyak 35 peserta.

  • Kecamatan Pendalian IV Koto: Dijatah sebanyak 25 peserta.

Guna memberikan pelayanan prima, BAZNAS tidak sekadar menyediakan tindakan medis khitan secara cuma-cuma. Institusi pengelola zakat ini juga mengintegrasikan pemenuhan logistik kebutuhan penunjang bagi seluruh peserta dan pendamping.

Setiap anak yang dikhitan menerima paket kompensasi berupa uang saku, kain sarung, celana khusus khitan, jaminan obat-obatan pasca-tindakan, hingga pemenuhan konsumsi bergizi bagi anak serta orang tua wali yang mendampingi di lokasi. Di samping itu, guna memaksimalkan sektor kesehatan keluarga, agenda ini dibarengi dengan program pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) gratis bagi kaum ibu guna deteksi dini kanker serviks.

Kolaborasi taktis antara lembaga amil dan jajaran birokrasi ini menuai respons positif dari regulator daerah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dr. Bambang, menilai format pengentasan kemiskinan lewat kluster kesehatan ini menjadi bukti otentik bahwa pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang akuntabel mampu menjadi stimulan pembantu APBD daerah.

“Ini adalah manifestasi nyata dari kehadiran negara yang berkolaborasi dengan BAZNAS. Kami menerjunkan tim medis puskesmas terbaik untuk menjamin seluruh prosedur khitanan berjalan sesuai standar operasional medis yang higienis. Kami berharap intervensi ini berdampak linear pada peningkatan derajat kesehatan anak-anak kita,” urai dr. Bambang.

Ungkapan senada juga dilontarkan oleh Marni, warga Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah. Ibu rumah tangga ini mengaku sangat terbantu secara finansial mengingat biaya khitan mandiri saat ini relatif tinggi bagi kantong pekerja informal.

Melalui kematangan manajemen program ini, BAZNAS Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk mempertahankan status program ini sebagai agenda tahunan wajib. Langkah ini diproyeksikan tidak hanya sebatas memotong rantai beban ekonomi musiman, melainkan menjadi ikhtiar struktural dalam mencetak generasi penerus daerah yang sehat, religius, dan berakhlak mulia.

(Drjt)

Tinggalkan Balasan