Kawal Keberlanjutan Lahan, Satlantas Polres Kuningan dan Dinas Pertanian Pantau Fase Tumbuh Jagung Cibulan

Berita Polisi14 Dilihat

Kuningan, intelmedia.co.id – Komitmen jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kuningan dalam mengawal program Swasembada Pangan Nasional memasuki fase pengawasan krusial. Pasca-eksekusi penanaman dan pemupukan massal, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan kini menginisiasi program monitoring berkala guna memantau grafik pertumbuhan vegetatif komoditas jagung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026).

Langkah jemput bola ke areal persawahan ini dilakukan dengan menggandeng tim teknis dari Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan hamparan tanaman jagung yang dikelola bersama kelompok tani setempat mendapatkan perawatan yang presisi dan bebas dari ancaman organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

Dalam inspeksi berkala di lapangan, petugas gabungan lintas instansi tersebut melakukan cek fisik terhadap kesehatan batang, daun, dan sirkulasi serapan air pada lahan jagung. Tidak sekadar memantau, petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) bersama personel Satlantas juga membuka forum dialog edukatif mengenai teknik pemeliharaan sekunder, manajemen pemupukan susulan, hingga formula pengendalian hama terpadu.

Kapolres Kuningan, melalui perwakilan Satlantas, menegaskan bahwa cetak biru program ketahanan pangan institusinya mengedepankan prinsip keberlanjutan (sustainability), bukan sebatas aksi seremonial di tingkat hulu.

“Kami memegang prinsip pengawalan total dari hulu hingga hilir. Kesuksesan swasembada ini tidak diukur dari seberapa banyak benih yang ditanam, melainkan seberapa tinggi tonase yang berhasil dipanen petani kelak. Oleh karena itu, asistensi rutin bersama Dinas Pertanian ini krusial dilakukan demi meminimalisir serta memitigasi risiko kegagalan fase tumbuh sejak dini,” urai perwakilan Satlantas Polres Kuningan di sela-sela peninjauan lahan.

Selain berfokus pada pemenuhan target swasembada agraris, aksi turun ke sawah ini menjadi instrumen efektif bagi jajaran Satlantas Polres Kuningan untuk mempererat kemitraan organik (community policing) bersama masyarakat produktif di pedesaan.

Kehadiran aktif aparat kepolisian di sektor pertanian ini dinilai mampu menebalkan rasa aman serta memicu moral kerja kelompok tani Desa Cibulan agar lebih optimal mengelola potensi agraria di wilayahnya.

Melalui skema pendampingan intensif dan pengawasan yang terintegrasi ini, Polres Kuningan bersama instansi sektoral terkait optimis dapat mengantar kluster tani jagung di Kecamatan Cidahu menuju gerbang panen raya yang melimpah. Hulu akhirnya, program ini diproyeksikan mampu mendongkrak indeks kesejahteraan finansial petani sekaligus memperkokoh pilar kemandirian pangan domestik di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan secara jangka panjang.

(Fjr)

Tinggalkan Balasan