Sinergi Pembangunan 2027: Wabup Syafaruddin Poti Buka Musrenbang RKPD Rokan Hulu, Fokus Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Kabar Daerah34 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) resmi memulai tahapan strategis perencanaan pembangunan masa depan. Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Selasa (31/03/2026).

Acara yang dipusatkan di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu ini mengusung tema besar: “Pemantapan Ekonomi Kerakyatan dan Penguatan Sektor Unggulan Daerah”.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati, didampingi jajaran Forkopimda dan perwakilan DPRD Provinsi Riau. Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa RKPD 2027 harus menjadi instrumen yang presisi dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat Bumi Seribu Suluk.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memantapkan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi sektor unggulan. Kita harus memastikan setiap usulan masyarakat selaras dengan program prioritas, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan yang merata,” tegas H. Syafaruddin Poti.

Plt. Kepala Bapperida Rohul, H. Simel Meri, S.E., M.Si., memaparkan rincian usulan yang telah dihimpun melalui sistem perencanaan terpadu. Untuk tahun anggaran 2027, Pemkab Rohul memproyeksikan struktur program sebagai berikut:

1. Pagu Anggaran Utama Kabupaten:

  • Memayungi 143 program, 282 kegiatan, dan 1.159 sub-kegiatan.

  • Total estimasi pagu anggaran mencapai Rp1,9 Triliun.

2. Penyerapan Aspirasi:

  • Musrenbang Desa & Kecamatan: Mengakomodasi 574 usulan teknis.

  • Pokok Pikiran (Pokir) DPRD: Menampung 2.145 usulan aspiratif.

  • Hibah & Bansos: Mencatat 129 usulan masyarakat.

Guna memperkuat fiskal daerah, Pemkab Rohul juga mensinergikan rencana pembangunan dengan skema anggaran luar daerah, meliputi:

  • APBD Provinsi Riau: Dialokasikan pada 13 perangkat daerah dengan pagu sebesar Rp583,1 Miliar.

  • APBN / Dana Alokasi Khusus (DAK): Diarahkan melalui 18 Kementerian/Lembaga dengan total pagu mencapai Rp1,43 Triliun.

Penyelarasan ini diperkuat dengan pemaparan dari Perencana Ahli Madya Bappeda Provinsi Riau, Dr. Ir. Feradis, M.P., yang membedah korelasi prioritas pembangunan provinsi dengan target kabupaten agar tercipta pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi panel interaktif dan penandatanganan Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang RKPD. Dokumen ini akan menjadi landasan hukum dan teknis yang kuat bagi jajaran eksekutif dalam menyusun rencana kerja yang lebih konkret, transparan, dan akuntabel untuk tahun 2027.

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Ketua III DPRD Riau H. Budiman Lubis, S.H., Anggota DPRD Rohul Romi Juliandra, S.E., pimpinan instansi vertikal (BPS, BPN, BPJS), serta tokoh masyarakat dan organisasi wanita se-Kabupaten Rokan Hulu.

(Drjt)

Tinggalkan Balasan