Cahaya Ramadhan dari Kunto Darussalam: Menelusuri Jejak Safari Perdana Pemprov Riau di Negeri Seribu Suluk

Kabar Daerah66 Dilihat

Rokan Hulu, intelmedia.co.id – Gema azan Maghrib yang menyelinap di antara rimbunnya perkebunan Kunto Darussalam, Kamis malam (19/2/2026), menandai sebuah awal yang istimewa. Malam itu, Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu, menjadi titik nol dimulainya Safari Ramadhan 1447 Hijriah tingkat Provinsi Riau. Ribuan warga berkumpul, menciptakan suasana hangat di tengah sejuknya udara malam “Negeri Seribu Suluk”.

Kehadiran Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang didampingi Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., MM, menjadi magnet utama yang mempererat ikatan antara pemimpin provinsi dengan rakyat di tingkat akar rumput.

Bagi Bupati Anton, dipilihnya Rokan Hulu sebagai lokasi pembuka Safari Ramadhan tingkat provinsi merupakan penghormatan besar. Didampingi Sekda M. Zaki dan tokoh masyarakat H. Suparman, Anton menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni meja makan.

“Kami merasa bangga karena malam pertama Safari Ramadhan tingkat Provinsi Riau dipusatkan di daerah kami. Ini adalah jembatan untuk memperkuat sinergi pembangunan yang nyata antara kabupaten dan provinsi,” ujar Anton dengan nada optimis.

Di hadapan jamaah yang memadati masjid, SF Hariyanto menegaskan filosofi di balik perjalanan ini. Menurutnya, Safari Ramadhan adalah cara pemerintah untuk “mendengar detak jantung” aspirasi masyarakat secara langsung tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Wujud Nyata Kepedulian (Bantuan yang Disalurkan):

  • Sektor Logistik: 150 paket kain sarung dan 50 paket sembako untuk keluarga membutuhkan.

  • Fasilitas Ibadah: Hibah dua unit AC dari Baznas Riau guna menunjang kenyamanan jamaah.

  • Ekonomi & Sosial: Bantuan kemitraan BRK Syariah senilai Rp30 juta, Santunan Idulfitri (SPSI) Rp20 juta, serta program Kado Dai Riau.

  • Perlindungan Sosial: Penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp157 juta kepada ahli waris almarhum Eko Supriyadi, mencakup jaminan kecelakaan kerja hingga beasiswa pendidikan.

Salah satu poin krusial dalam safari kali ini adalah komitmen Plt. Gubernur untuk menindaklanjuti keluhan warga Kunto Darussalam. Seluruh aspirasi, mulai dari infrastruktur hingga layanan publik, dicatat secara langsung untuk segera diproses oleh dinas terkait di Pemerintah Provinsi Riau.

“Tugas kami adalah memastikan rakyat merasa diperhatikan dan dilayani dengan sepenuh hati,” pungkas SF Hariyanto sebelum menutup malam penuh keberkahan tersebut.

Safari Ramadhan di Kunto Darussalam ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan yang berkeadilan di Bumi Lancang Kuning harus dimulai dari kedekatan spiritual dan fisik antara pemimpin dan rakyatnya.

(Drjt)